Tujuh Mujizat Dalam Injil Yohanes
Ada banyak mujizat yang tercatat dalam Alkitab
Hari ini kita akan melihat bagaimana rasul Yohanes, murid kesayangan Yesus yang selalu menyandarkan kepalanya di dada Yesus mencatat. Ia berkata ada banyak mujizat yang Yesus perbuat namun jika semua itu dituliskan maka dunia ini tidak akan cukup untuk menampung akan mujizat dan tanda heran yang Yesus perbuat.
Mari kita baca ayatnya
Yohanes 20:30,31 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. Yohanes 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Yohanes adalah seorang rasul yang sangat dekat dengan Yesus. Biasanya kalau orang yang dekat dengan kita maka orang itu akan perhatikan dengan cermat. Segala tindak kita, segala laku kita, segala perkataan, perbuatan dan gerak-gerik kita dicatat oleh orang yang dekat dengan kita.
Nah orang yang dekat dengan Pdt Gerry Cuma 2
1. Tuhan Yesus Kristus
2. Istri
Tidak ada orang dekat lain di hati saya, tentunya orang dekat yang lain adalah anak saya atau jemaat yang saya kasihi.
Jadi saya duduk pikirin mereka, bangun pikirin mereka, ngigopun ngigo mereka. Kira-kira begitu yah.
Yesus berkata dimana hartamu disitu hatimu. Jadi kalau hartamu dunia ini, maka kau akan duduk pikirin dunia, kau mimpi-mimpi dunia, akhirnya binasa bersama dengan dunia ini.
Jadi kita lihat disini Yohanes yang dekat dengan Yesus memperhatikan dengan cermat. Dia bilang terlalu banyak mujizat yang Yesus telah perbuat, yang semuanya kalau dicatat dan dibukukan dunia tidak akan cukup, dan tidak mampu untuk mencatat segala mujizat dan tanda heran yang telah dibuat oleh Kristus.
Itu sebabnya tidak salah kalau lagu sion no ....., kasih Yesus begitu melimpah.
Sekarang pertanyaannya kepada Yohanes yang bilang, bahwa terlalu banyak mujizat yang Yesus telah buat itu, dia (Yohanes) sendiri mencatat berapa? Kan kira-kira begitu pertanyaannya.
Umpama Yohanes hadir nih di jam perbaktian sekarang ini, Yohanes bersaksi, saudara ________ menyanyi. Lalu saya akan bertanya kepada Yohanes. “Hai Yohanes, anda berkata bahwa mujizat terlalu banyak yang diperbuat oleh Yesus, dan andaikata semua mujizat itu dicatat dan dibukukan dunia ini tidak mampu untuk menampungnya. Nah kalau begitu engkau sendiri sudah catat berapa?“
Saya bolak-balik Alkitab khususnya Injil Yohanes dari pasal 1 sampai terakhir, ternyata hanya 7 mujizat yang dicatat oleh Yohanes.
Dan 7 mujizat inilah yang kita akan telusuri bersama-sama. Untuk membuktikan siapa Yesus yang engkau sembah. Siapakah Yesus yang olehnya engkau kumpul setiap hari Sabat, menyanyi bagi Dia, buka suara bagi Dia dan juga buka dompet bagi Dia. Kira-kira kan begitu. OK
Mari kita lihat mujizat itu satu persatu.
Mujizat yang pertama yang dicatat oleh Yohanes adalah
Yohanes 2, yaitu mujizat AIR BEROBAH MENJADI ANGGUR.
Kita nggak perlu baca satu persatu untuk menyusuri sekarang. Karena kalau kita baca bisa jam 12 malam baru kita selesai. Mari kita simak
Mujizat yang pertama adalah Air Berobah Menjadi Anggur.
Sebuah pesta itu biasa, Pesta di negeri Kana. Kotanya kecil, kota Kana namanya. Ada pesta kawin. Nah pesta kawin dimana-mana sama saja. Sama seperti pesta kawin di kota Surabaya, undangan diundang. Dan saya percaya yang punya pesta tidak meleset. Undangan seperti biasanya di undang, dan pasti persediaan makanan roti dan anggur cocok dengan undangan yang diundang.
Tapi entah kenapa, mungkin yang diundang ini rakus, minum lebih dari satu gelas yang ditakarkan sehingga kedapatan roti masih ada, tapi anggur sudah habis. Lalu Maria ibu Yesus ada disitu. Dia kasih isyarat kepada Yesus Kristus dan mereka berkata mereka habis anggur. Yesus berkata kepada Maria, "Hai perempuan, apakah yang kena-mengena di antara Aku dengan engkau? Saat-Ku belum sampai."Rasanya kalimat ini kurang pantas, seorang anak mengatakan kalimat ini kepada ibu. Itu kalau terjadi dalam rumah tangga kita, pasti rotan sudah bicara. Kira-kira begitu yah. Tetapi Alkitab tidak mencatat itu, hanya Maria menyuruh orang-orang yang ada di dapur untuk mengikuti apa yang Yesus katakan.
Yesus yang dapat laporan itu tidak tinggal diam. Ia komando orang-orang yang biasa menyediakan air untuk penuhkan semua tempayan dengan air. Dan kemudian diciduk, disugukan itu kepada yang punya pesta, yang punya pesta mencicipinya. “Kamu dapat anggur bagus ini dari mana? Dia bilang, orang itu yang suruh kami isi, Dan Dia yang suruh ciduk dan persembahkan kepada tuan.” Tuannya itu katakan “cepat disuguhkan kepada para tamu yang hadir, jangan terlambat, nanti anggur habis kita semua malu.” Orang yang mencicipi anggur itu berkata begini, “Oh luar biasa, biasanya orang memberikan anggur yang bagus pertama-tama, dan nomor dua dan seterusnya anggur yang kurang bagus. Tapi tuan memberikan anggur pemulaan bagus, pertengahan pesta bagus diakhir pesta lebih bagus.”
Nah Yohanes mencatat mujizat ini, untuk memperkenalkan pada saudara dan saya dan kepada siapa saja.
Jesús Christ is the Lord of the Excellency
Yesus Kristus adalah Tuhan Yang Maha Mulia
Yohanes mencatat air menjadi anggur untuk menghadirkan kepada kita sekalian pembaca Alkitab bahwa Jesus Christ is the Lord of the Excellency.
Excelency artinya nomor satu, nomor wahid, prima. Kalau seseorang bikin sesuatu sama kita, kita bilang very very excellence, nomor satu, jempol, terbaik. Nah Jesus Christ is the Lord of the Excellency. Dia berikan sesuatu kepada kita yang the best. Dia tidak kasih kepada kita potongan kain rombeng, Dia tidak kasih berkat yang sudah basi. Dia berikan berkat sampai orang katakan,”very-very excellence”
Kata orang, “Duh ilah luar biasa, sampai orang goyang kepala. Gua heran lihat orang itu, sungguh luar biasa.” Tinggal kita bilang iya dong siapa dulu bapanya.
Nah kalau orang dunia aja berkata siapa dulu dong bapanya, bapa dunia aja bisa kasih yang terbaik kepada kita, masa Bapa kita yang di Sorga tidak bisa berikan yang terbaik? Alkitab aja bilang apa? Kalau bapa didunia yang jahat aja, jika anaknya minta roti masakan beri batu, kalau anaknya minta ikan masakan beri ular, kalau anaknya minta telur masakan beri kalajengking. Bapa di dunia aja tahu memberikan pemberian yang terbaik kepada anaknya,
APAKAH LAGI BAPA MU YANG ADA DI DALAM SORGA. Jesus Christ is the Lord of the Excellency.
Dia berikan berkat yang excellence, yang nomor satu, yang serba wah, mentereng, jempol. Dia kasih bini, bini yang mentereng, bini yang nomor satu, bini yang wahid. Nomor satu tidak berarti hidungnya mancung kaya pisang ambon, kulitnya kaya gading gajah, alisnya seperti semut berbaris dipohon mangga pak lurah. Mungkin mukanya biasa-biasa saja tapi hatinya jempol, kita baca koran, baca majalah betapa banyak RT hancur, walaupun bininya cantik seperti malaikat Gibrael tetapi hatinya seperti kuntilanak. Iya kan.
Kalau Tuhan kasih sama kita Istri, istri yang excellence, Tuhan kasih sama kita suami, suami yang excellence, bukan kata menikah baru 2 bulan minta cerai. Itu bukan excellence itu mah kaleng rombeng. Bini yang excellence itu sampai mati ia setia, laki yang excellence itu sampai mati ia setia, biar bini udah gigi ompong tiga pipinya udah mengkriput, hidungnya bukan mancung keluar tapi udah mancung ke dalam, karena entah kenapa, ha, ha, ha. Faktor umur udah memakan segala sesuatu di dalamnya ia tetap berkata I love you,2X. Duh ilah kemana-mana dia bilang sayang
Jesus Christ Is the Lord of Thee Excellency
Mujizat yang kedua dicatat oleh Yohanes
Di Yohanes 4:46-54. catat saja nanti pulang di rumah baru baca iya gak, Pdt Gerry Takaria sembari khotbah berikan PR. Dan ini PR saudara baca di rumah nanti, Injil Yohanes 4:46-54 berbicara tentang Hamba Penghulu Laskar di kota Kapernaum.
Kota Kapernaum itu ada di pinggir danau Galilea. Pada zaman Yesus Kristus melayani di dunia, kota Kapernaum itu sangat terkenal. Mengapa? Ia adalah kota dimana lalu lintas utama pada zaman itu, dari Mesir menuju ke Syria, Mesir menuju ke Babilonia, Mesir menuju ke Mesopotamia, semua harus lewat kota Kapernaum. Nah di kota Kapernaum itulah orang-orang suka berhenti sejenak, beri makan rumput pada ontanya, beri rumput pada keledainya. Lepaskan lelah dan minum sejenak. Mungkin minum teh, atau minum kopi sejenak, pada saat itu tentunya belum ada coca cola dan aqua tetapi ya mungkin ada sumur disitu. Mereka tiba dan beri minum kepada orang yang sedang dalam perjalanan yang jauh.
Jadi saudara bisa bayangkan bahwa kota Kapernaum merupakan kota yang sangat ramai. Mungkin warteg ada di sana, ada cofee shop, ada bangku-bangku untuk orang duduk. Ada penghulu laskar juga duduk, ada tentara-tentara Romawi lagi dengan pedang dan tombak. Yah namanya saja kota tempat persinggahan, artinya kota untuk stop ofer, berhenti sejenak untuk melepaskan lelah. Anda bisa bayangkan di kota Kapernaum ada banyak manusia dari berbagai suku bangsa. Orang syria ada, Mesopotamia ada, babilonia ada, romawi ada, Yahudi ada, Samaria ada, Yudea ada, Galilea ada campur aduk disana.
Diantara orang sebanyak itu ada seorang yang disebut namanya Penghulu Laskar. Ia melihat Kristus muncul dan Ia mengajukan suatu permohonan. “Guru, anak hamba di rumah sakit. Tolonglah!” Yesus berkata “baik, Aku segera akan datang ke rumah.” “Gak usah, Kau tidak usah datang ke rumah.” Kenapa? Emangnya rumahnya dinding gedek. Kan Penghulu Laskar. Mana ada Penghulu Laskar yang rumahnya dinding gedek. Laskar aja rumahnya mentereng, apalagi penghulu laskar, the big boss kan pasti lebih mentereng lagi rumahnya kan. Tapi kok di bilang kau gak usah pergi ke rumah guru. “Katakan saja sepatah kata.”
Hebat saudara-saudara. Tuhan Yesus berkata “Hebat amat imanmu. Aku belum pernah melihat iman sehebat ini diantara orang Yahudi.” “Besar imanmu. Pulanglah, anakmu sudah sembuh.” Dia pulang dengan percaya. Di tengah jalan dia bertemu dengan hamba-hambanya, mereka berkata kepada dia, “Tuan anakmu sudah sembuh.” Dia tanya, “Jam berapa” lalu mereka sebutkan. Dia ingat pas tepat, itulah jam dimana Yesus berkata pulanglah anakmu sudah sembuh.
Yohanes mencatat hal ini untuk menghadirkan padamu
Jesus Christ is the Lord of Space,
Yesus Kristus adalah Tuhan atas diatas segala ruangan dan batasan
Jadi Dia Tuhan yang melebihi segala batasan. Tidak ada dinding yang membatasi kuasa Kristus, tiada tembok gereja yang membatasi kuasa Kristus, gunung dan lembah tidak bisa membatasi kuasa Yesus Kristus, because He is the Lord of the Excellency and the Lord of Space.
Tuhan atas waktu, Tuhan atas batasan. Saudaraku apa nggak hebat punya Tuhan semacam itu. Dia bisa hadir di Surabaya, Dia bisa hadir di Jakarta, Dia bisa hadir di Bandung, dia bisa hadir di Eropa, Dia bisa hadir di Amerika dan dimana-mana pada saat yang sama jikalau orang menjerit memanggil nama-Nya sebab Ia Tuhan atas batasan dan waktu. Ruangan tidak bisa membatasi kuasanya, dinding tidak bisa membatasi kuasaNya, Tembok gereja ini tidak bisa membatasi kuasa Yesus Kristus yang kusembah dan kulayani itu. Betapa bangga hatiku memiliki Tuhan seperti Yesus. The Lord of Space.
Sebab itu kau tidak perlu takut. Engkau berdoa disini mertuamu di Jakarta sembuh. Karena kuasa Tuhan melebihi segala ruangan, kuasa Tuhan melebihi lautan lembah dan gurun. Tuhan itulah yang kau layani, Tuhan itulah yang memanggil kau kemari dan Tuhan itulah yang menjawab doamu. Hal ini dilakukanNya supaya anda dan saya mantap dalam iring Tuhan. Jangan iring Tuhan dengan ragu-ragu. Doa baru tiga kali gak tembus-tembus bersungut-sungut. “Tuhan apakah Engkau masih di Sorga atau sudah pindah alamat.” Karena engkau tidak kenal bahwa Tuhan yang engkau layani itu adalah Tuhan atas batasan. Tidak ada ruangan yang membatasi kuasa Tuhan.
Suatu hari seorang anggota bertanya kepada Pdt Paul Cho Yonggi. “Pdt, mana mungkin Allah bisa dengar doa jutaan orang yang menjerit pada saat yang sama, ditempat yang berbeda, dan Tuhan hadir di antara mereka. Bukankah Alkitab berkata dimana 2 atau 3 orang berkumpul di dalam namaNya disitu Dia ada di tengah-tengah mereka. Nah kala diseribu tempat berkumpul dua atau tiga orang, mana mungkin Allah hadir pada saat yang sama. Pdt Paul berpikir waduh ini pertanyaan yang susah untuk di jawab, karena di sekolah Alkitab tidak ada pertanyaan semacam ini. Dia berdoa minta hikmat dari Tuhan, lalu ia jawab begini, “apa pernah anda jalan-jalan ke desa?” Orang itu menjawab, Oh, saya ini orang desa.” Pdt mengatakan selanjutnya, “Kalau kamu di desa kamu suka pergi ke sumur? Kalau di desa itu ada seribu sumur, Dan pada waktu tengah malam saat bulan purnama, dan seribu orang pergi ke seribu sumur, apakah dari dekat sumurmu engkau dan seribu orang lainya yang berada di dekat sumur dapat melihat bulan purnama diatas langit saat malam yang indah itu?” “Oh bisa” jawab orang itu. Di seribu sumur yang berbeda mereka bisa melihat bulan yang sama. Begitu juga kalau engkau bertanya apakah Tuhan sanggup mendengar seribu orang berdoa disaat yang sama namun dalam tempat berbeda.
Pdt Paul menjawab dengan begitu sederhana, namun orang itu mengerti. Tuhan yang kita sembah adalah The Lord of Space. Tuhan atas segala ruang dan waktu.
Kalau engkau percaya, jika ada yang sakit dari antara saudaramu, yang ditimpa musibah, yang mengalami pencobaan, mungkin orang itu jauh dari padamu. Kalau engkau percaya seperti Penghulu Laskar tadi, maka Tuhan akan dengar doamu dan menolong orang-orang yang engkau kasihi itu.
Jesus Christ is the Lord of Space.
Mujizat yang ke III
Yohanes 5:1-18 Mujizat orang Lumpuh disembuhkan
38 tahun menjadi orang lumpuh, disitu ada sebuah kolam, yang menurut cerita suatu waktu malaikat menggoncangkan airnya. Dan peraturan permainannya adalah pada saat air itu bergoncang, orang sakit pertama yang melompat, dialah yang sembuh. Yang nomor dua lompat, nomor tiga lompat, nomor ke sekian lompat, sudah tidak terjadi apa-apa. Karena The rule of the gamenya, peraturan permainannya adalah bahwa setiap orang yang sakit yang melompat pertama pada saat air itu bergoncang, orang itu disembuhkan.
Anda bisa bayangkan di dekat kolam itu semua jenis penyakit ada. Orang lumpuh ada, orang buta ada, orang tuli ada, orang timpang ada, bermacam-macam penyakit ada disitu. Hanya satu yang tidak ada yaitu orang kusta. Orang kusta tidak boleh ada diantara orang lain. Dia disingkirkan di suatu tempat. Dan kalaupun dia masuk di dalam kota dia tidak boleh berjalan di kiri jalan, dia juga tidak boleh berjalan di kanan jalan. Dia harus berjalan di tengah-tengah jalan dengan dua tangan di kepala. Sambil meneriakan kalimat seperti ini, “Unclean, Unclean, Unclean, Najis, najis, najis.” Dan setiap orang yang mendengarkan kalimat itu dia akan lari terbirit-birit. Karena takut terjangkit penyakit kusta. Jadi pasti yang tidak ada diantara orang sakit di dekat kolam itu hanya orang kusta yang tidak ada.
Dan luar biasanya Kristus hadir diantara mereka. Anehnya Ia datang kepada orang yang sakit lumpuh 38 tahun. Dia menanyakan sebuah pertanyaan, yang kita semua rindu jika pertanyaan itu di tanyakan kepada kita. “Maukah engkau sembuh?”
Orang lumpuh ditanyakan pertanyaan indah, “Maukah engaku sembuh?”
Jawab orang sakit itu kepada-Nya: “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.” Jadi 38 tahun sudah dia lumpuh.
Lalu Yesus berkata angkat tilammu dan berjalanlah. Seketika itu juga dia angkat tempat tidurnya, dia lompat dan pulang.
Yohanes mencatat mujizat ini dalam Injil, tujuannya untuk apa? Hanya untuk membuktikan kepada kita
Jesus Christ is the Lord of Time.
Yesus Kristus adalah Tuhan atas waktu.
Saudaraku 38 tahun itu waktu, itu time. Pernahkah engkau berdoa 38 tahun? Dan tuhan nggak jawab-jawab? Ayo mau pingin tanya nih. Saudara bilang. “aduh percuma deh pak pendeta, saya berdoa, lututku sudah sampai tekope, Tuhan belum-belum juga mendengar. Sekarang saya mau tanya, “yang dimaksudkan lutut tekope itu berapa lama kau berdoa? 38 tahun?”
Contoh dalam pembangunan gereja yang kadang-kadang sudah puluhan tahun diidam-idamkan tidak jadi-jadi.
Jesus Christ is the Lord of Time.
Anda sudah pernah berdoa berapa tahun, suamimu bikin ulah di rumah tangga sudah berapa tahun. Baru 1 tahun saja engkau sudah mengeluh. Sedang orang lumpuh ini 38 tahun.
38 tahun dirobah Tuhan sebatas kalimat angkat tempat tidurmu dan berjalanlah. Coba kalau saudara pulang di rumah nanti jangan makan, jangan tidur lebih dulu. Tapi ambil jam tangan, lalu bicara angkat tempat tidurmu dan berjalanlah. Berapa menit. Satu menit ada gak, gak ada? Paling-paling Cuma 5 detik.
38 tahun berobah menjadi 5 detik. Yohanes mencatat mujizat ini untuk memperlihatkan. Bahwa Jesus Christ Is the Lord of Time. Anda gak perlu reka-reka kapan Dia mau datang. Dia tahu waktunya untuk datang. Karena Dia adalah is the Lord of Time, Dia gak perlu diatur waktunya oleh manusia. Gak perlu seorang pendeta memproklamirkan bahwa Dia akan datang bulan oktober 1981-82, gak perlu. Udah di proklamirkan lalu gak datang-datang, lalu alasannya brur kok gak datang-datang. “oh ini gerejanya belum disempurnakan.” Kenapa kurang ajar amat mau atur-atur Tuhan. Apa saudara kira, saudara atur-atur waktu kedatangn-Nya lalu Ia tunduk kepadamu? Apa saudara yang atur waktu atau Dia yang atur waktu? Hayo mau nanya nih.
Dia gak perlu diatur. Dia tahu kapan waktunya Dia mesti lahir di Betlehem, Dia tahu kapan saatnya mesti mati. Kalau saatnya mati belum tiba biar orang Yahudi sepakat mau bunuh Dia. Dia lewat dengan tenang. Tapi pada saatnya mau mati, Dia serahkan nyawa-Nya. Waktu di taman Getsemani mereka bertanya, “dimanakah Yesus Kristus orang Nazaret itu?” Dia bilang, “Akulah orangnya.” Dia gak bilang, “baru aja lewat.” Orang-orang romawi bertanya saat Yesus di taman Getsemani, Kau lihat Yesus Kristus dari Nasaret?” Yesus tidak jawab, “baru aja lewat, mungkin jangan-jangan di belakang pohon sana. Buru-buru gih.” Dia gak begitu saudaraku. Dia serahkan diriNya, Dia serahkan nyawa-Nya. Kalau saatnya tiba.
Alkitab berkata, Jika waktunya Tuhan berlaku, musuh kita pun diperdamaikan dengan kita. Kita Cuma tunggu saat Tuhan untuk rezeki kita, kita tunggu saat Tuhan untuk menolong kita. Kita tunggu saat Tuhan untuk menyelamatkan kita. Namun untuk menunggu saat Tuhan memerlukan kwalitas iman yang luar biasa.
Saudaraku Yesus Kristus adalah Tuhan atas waktu. Marilah kita yakini ini dengan sungguh. Pokoknya kita tunggu saat Tuhan. Kalau rejeki belum datang jangan bersungut. Tender belum dimenangkan, jangan bersungut. Berserah saja. Bilang “Tuhan, aku cuma tunggu saat Mu.” Kalau saatnya Tuhan tiba. Kita gak usah cari tender, tender yang cari kita. Kalau saat Tuhan tiba kita gak usah cari jodoh, jodoh cariin kita. Uber-uber kita nih cowok sampai 5. bingung milihnya. Karena lima-limanya tampan lagi rupawan. Tinggal kita hompimpa alaium gambreng. Tau-tau begitu breng dapat kribo kaya saya. Haleluya.
Pendeta GERRY TAKARIA saja bisa dapat orang jawa yang cantik. Saya mukanya serem saudara-saudara, banyak orang takut kalau pertama kali lihat muka saya, sampai sampai mertua saya bilang begini kamu pilih cowok tidak keliru, itu pendeta atau petinju. Tapi lama-lama mertua saya menyadari tidak ada duanya menantu seperti saya, yang ternyata walaupun serem tapi baik hati lagi rupawan. Hahaaaa. Luar biasa saudara.
Saya tidak takut saudara karena saya tunggu waktu Tuhan. Saudara percaya waktu Tuhan? Kapan waktu Tuhan? Jawabnya terserah di atas. Kenapa kau stres. Karena kamu tentukan waktumu sendiri. Kamu bilang sama Tuhan, “Tuhan pokoknya kalau Tuhan gak sekarang tolong saya, Tuhan tahu sendiri deh, bukan saja saya gak gereja loh, saya akan robah nama dari Petrus menjadi Dulah.” Hahaaa. Yee jangan begitu atuh... kumaha damang.
Kita mesti beriman teguh. Karena Kristus yang kita sembah adalah Tuhan atas waktu.
Mujizat yang ke 4
Yohanes 6:16-21 Lima roti dan dua ekor ikan.
Mujizat lima roti dan dua ekor ikan ini sederhana saja. Kebaktian sedang berlangsung, tidak ada kursi, tidak ada ruangan, tidak ada MC, tidak ada penyanyi, tidak ada pemain musik. Yang ada Cuma kelompok manusia yang begitu banyak, dan seorang yang pimpin acara. Orang yang pimpin acara ini sangat sederhana. Tidak ada sebentuk cincin yang melingkar dijariNya. Entah itu cincin kawin, entah itu cincin bertahtakan berlian, Pdt di TV sekarang banyak pakai cincin permata berlian. Pertanda bahwa mereka pendeta yang diberkati, sedangkan yang tidak pakai cincin itu masih kere. Pendeta bukan saja pakai cincin tapi pakai kalung, sehingga dia gak pakai jas lagi, jadi pakai safari. Apakah saya tidak bisa pakai rantai emas? Apakah saya tidak bisa pakai cincin permata berlian? Sepuluh-sepuluh bisa kuhadirkan di jari. Sampai-sampai khotbahnya sudah berubah gayanya. Biar mengkilat. Tapi saya sadar bahwa saya bukan bisnisman. Saya pendeta. Kalau mau jadi bisnisman jadilah bisnisman sekalian. Kalau mau jadi pendeta, jadi pendeta yang betul. Jangan jadi pendeta yang tanggung-tanggung. Setengah matang. (ini hanya unather story).
Tetapi pengkhotbahNya sangat sederhana. Bajunyapun tidak dibuat di taylor, karena Maria ibunya yang membuatnya. Sangat sederhana. Hamba Tuhan Yosephus mengatakan tidak ada jahitan di bajuNya. PenampilanNya sangat sedehana, sebentuk cincin tidak ada pada jari-Nya, arlojipun tidak, dasi tidak, jas tidak, hanya satu jubah yang menutupi badanNya, tetapi penuh wibawa. Tatapan mataNya penuh belas kasihan, hatiNya seperti seorang gembala yang sedang membelai domba-domba yang terhilang.
Dia berkhotbah begitu rupa, sampai orang lupa makan. Karena khotbahNya begitu panjang, dari pagi sampai sore, dan hadirin yang mendengar khotbah lupa makan. Rupanya Yesus sendiri sadar bahwa diriNya lapar. Ia berkata, “Aku kuatir mengizinkan orang banyak ini pulang, jangan-jangan mereka pingsan di tengah jalan. Jadi Kristus sendiri sadar bahwa diriNya lapar.
Dia tatap murid-muridNya dan mengatakan beri mereka makan. Thomas yang bimbang berkata, Guru jangan asbun, jangan asal bunyi. Pakai ini (otak) dong kalau ngomong. 200 Dinar di belanjakan saja tidak cukup. Alkitab berkata 1 Dinar itu 1 hari kerja. Jadi kalau 200 Dinar itu sama dengan 200 hari kerja punya gaji. Jadi kira-kira gaji 7 bulan. 7 bulan punya gaji itu, dibelanjakan saja tidak cukup.
Tapi Andreas berlari-lari, bawa 5 ketul roti dan 2 ekor ikan. Dia serahkan ke tangan Kristus. Sedikit di tangan Andreas, pindah ke tangan Kristus menjadi banyak. Sebatang tongkat di tangan Allah pindah ke tangan Musa jadi Ular. Ular di tangan Allah pindah ke tangan Musa jadi tongkat.
Di tangan kita, kita gak pinter di tangan kita. Kita gak berpendidikan tinggi di tangan kita. Tapi kalau kita serahkan kedalam tangan Tuhan. Alamak sampai orang bilang, “elu belajar dimane, hebat amat lu, lu khotbah kok pintar amat, gua kok jadi bingung lihat elo, luh belajar dimana” Lalu kita jawab Luar angkasa. Oh haleluya.
Kristus menerima 5 ketul roti dan 2 ekor ikan dari tangan Andreas, Alkitab berkata diangkatkannya. DiucapkanNya syukur, lalu dipecah-pecahkanNya. Serahkan ke tangan murid-murid, lalu murid-murid lanjutkan serahkan ke tangan orang banyak, lanjutkan terus, lanjutkan terus, terus, tidak habis-habisnya. Seperti janda di Sarfat, tepung sedikit dan minyak sedikit ditambah tuhan menjadi banyak, 5 roti dan 2 ikan tambah Kristus menjadi banyak, orang makan sampai kenyang. Bahkan ternyata ada sisa dikumpulin 12 bakul penuh. Untuk siapa 12 bakul itu? Untuk panitia. Panitia KKRnya Tuhan Yesus. Siapa itu Petrus dan teman-temanNya. Saya percaya Andreas pulang pikul satu, Thomas pikul satu, Yudas Iskariotpun pikul satu. Thomas pandang ke pada Petrus, Thomas bilang, “Piet, sering-sering aja ada KKR. Kita makan roti gratis hahaha...
Yohanes mencatat mujizat ini untuk apa? Untuk memperlihatkan
Jesus Christ is the Lord of Prosperity.
Jesus Kristus adalah Tuhan yang mencukupkan.
Pernahkah engkau iring Tuhan dan engkau kekurangan, hayo, pernah bandingkan gak. Dulu sebelum ikut Tuhan dan sesudah ikut Tuhan. Rejekinya ada berbeda gak, ada beda yah. Mau tanya yah. Dulu sewaktu sebelum ikut Tuhan duit banyak, tapi rumah tangga kacau, anak sakit-sakitan, suami suka ngaco, cari orang pintar untuk berobat, tapi gak sembuh-sembuh dan berubah. Tetapi setelah dalam Tuhan penyakit kayanya lari dari kita, ngeri sama kita, sehat waalfiat. Rejeki bertambah, damai di hati. Dulu saat belum dalam Tuhan gak pernah ada damai. Tapi sekarang setelah ikut Tuhan damai terus hati ini walaupun duit gak sebanyak seperti dulu.
Bagaimana caranya Allah mencukupi kita? Ia berkata “Ujilah Aku”
Burung di udara Dia pelihara, bunga bakung di padang, Tuhan lihat. Apalagi kamu. Yesus yang kita sembah bukan saja tahu memberikan yang terbaik bagi kita, tapi Ia juga mencukupi kita. Kau gak usah bersungut dengan apa yang ada sekarang. Jikalau kondisimu Cuma rumah kontrakkan, gak usah bersungut, tenang aja. Kau bilang, Tuhan terima kasih untuk apa yang ada. Rumah kecil begini gak apa-apa yang penting sehat waalfiat, Rumah tangga bahagia, anak-anak sekolah baik. Sama saja kok. Dulu duit di tangan banyak tapi anak sakit-sakitan. Uang cepat sekali habis. Sekarang walaupun uang pas-pasan tapi berkecukupan.
Ilustrasi kecopetan.
Allah punya seribu satu macam cara untuk mencukupi segala kebutuhan kita. Jadi kita gak usah bersungut dengan apa yang ada. Ada banyak hal yang kita gak bisa buat, tapi Allah bisa buat. Jadi karena itu mari kita tetap bersyukur kepada Allah. Karena Allah kita adalah Allah yang mencukupkan kebutuhan kita.
Ini betul saudara, yakinlah untuk hal itu. Allah akan bantu untuk mencukupi. Saudara perlu uang kontrak, saudara perlu uang untuk pabrik atau perusahaan. Serahkan sama Tuhan, jika saatnya tiba Ia akan siapkan untuk kita, kita gak usah bersungut, gak usah mengeluh dengan keadaan suami, keadaan istri. Terima apa adanya dengan ucapan syukur seperti Santo Fransiskus berdoa.
Oh Tuhan, Berikanlah aku kemampuan untuk menerima sesuatu yang aku gak bisa obah, tetapi kekuatan untuk mengobah sesuatu yang aku bisa. Dan hikmat untuk mengetahui perbedaan diantara keduanya.
Itu yang harus kita buat. Karena kita tahu bahwa Allah yang kita sembah adalah Tuhan yang mencukupi. The Lord of Prosperity
Mujizat yang ke 5
Yohanes 6:16-21 Mujizat Yesus Berjalan di atas Air
Yohanes mencatat Tuhan Yesus setelah selesai berdoa Dia mendatangi murid-muridNya, dan saat itu di atas perahu angin sakal begitu hebat. Perahu mereka maju gak bisa mundur gak bisa. Ia berjala di atas air mendatangi mereka. Murid-murid berkata, Hantu. Tapi Ia berkata hantu tidak mempunyai darah dan tidak mempunyai daging. Akulah Tuhan. Petrus berkata, kalau engkau betul Tuhan suruh aku berjalan di atas air. Petrus lompat lalu ia berjalan di atas air. Ia lihat angin dan gelombang datang ia bimbang dan mau hampir tenggelam, Kristus Tuhan tolong hamba. Kristus tangkap tangannya, naik di perahu. Yohanes catat peristiwa itu hanya untuk membuktikan
Jesus Christ is the Lord of Heaven and Earth.
Yesus Kristus adalah Tuhan atas langit dan atas bumi.
Langit dan bumi ini Tuhan punya. Itu sebabnya saya bilang gak sukar kita makan ayam, makan daging makan ikan di meja makan kita karena semua ayam di dunia ini Tuhan punya. Ayam kampung, ayam negeri, juga ayam utan. Semua Tuhan punya. Jadi kalau orang lain bisa makan di Kentucky Fried Chiken gak usah kuatir. Kau beli chikennya saja kau goreng sendiri di rumah, Kau bikin KFC di rumah sendiri. Haha.....
Gak usah kuatir. Karena Yohanes berkata Ia adalah Tuhan atas langit dan bumi. The Lord of Heaven and Earth. Apakah hebat punya Tuhan seperti itu. Kalau langit dan bumi ada dalam tangan-Nya, masa saudara aja diurus gak bisa. Langit dan bumi saja Tuhan urusin. Pernah lihat matahari terlambat terbit? Pernah gak. Saudara pernah terlambat bangun, matahari gak pernah terlambat, siapa urusin? Tuhan. Musim duren, duren ada, musim mangga mangga ada, musim ikan ikan ada musim apalagi hayo, musim lengkeng lengkeng ada, karena siapa yang ngurusin? Tuhan. Tuhan ngurusin sesuatu jempol. Masa ngurusin langit dan bumi aja bisa, ngurusin Aliong dan ling-ling gak bisa. Haha..... hayo. Masa ngurusin ucok dan butet gak bisa.
Mujizat yang ke 6
Yohanes 9:1-41 Mujizat orang buta yang sejak lahir
Suatu waktu Tuhan Yesus dan murid-murid lewat, jumpa orang buta di pinggir jalan. Sejak lahir buta. Lalu Petrus pandang ke Andreas dan bertanya Ini dosa siapa nih? Kok dia bisa buta begini. Nih pasti dosanya nih, gak dosa engkongnya, gak ipohnya, gak bapanya, gak mamanya, ini dosa opungnya nih, opungnya si ucok. Temannya bilang unang songoni dohomu, haha.... Mereka ribut nih murid-murid. Ini dosa siapa nih, gua kaga tahu dah elu tanya aja sendiri sama dia, ini dosa mamanya, dosa bapanya, dosa neneknya, dosa kakeknya, dosanya sendiri. Yang satu lagi bilang udah gak tahu dah dosa siapa. Ribut nih murid-murid nih.
Lalu Tuhan Yesus berkata kepada mereka, Apa yang engkau ributkan. Lalu Tuhan Yesus berkata, ini bukan dosa siapa-siapa, tetapi pekerjaan harus dinyatakan di dalam dia. Dia ludah ke tanah, dan tanah yang lembek itu Dia tempelkan kemata dari orang itu. Lalu Ia menyuruhnya untuk mencuci mukanya di kolam Siloam. Dan orang itupun sembuhlah.
Mujizat itu dicatat Yohanes hanya untuk memperlihatkan dan memberitahukan kepada kita
Jesus Christ is the answer of All Need. Yesus
Yesus Kristus adalah jawaban untuk semua kebutuhan.
Saudara hidup ini ada banyak pertanyaan. Hayo iring Tuhan ada banyak pertanyaan gak? Saudara punya doa gak dijawab-jawab, timbul pertanyaan gak? Ini dosa siapa yah? Kok rejeki gak datang-datang nih, dosa saya apa dosa orang tua saya, apa dosa istri saya, apa dosa turunan yah. Konsultasi, lalu orang bilang catat dulu dosa luh, bingung nih dosa gua apa lagi ye.
Kita gak usah tanya dosa siapa, sadar dosa betul, ngaku dosa perlu, tapi kita gak perlu sampai harus pikir ni dosa siapa. Iring Tuhan ada pertanyaan, ada banyak hal yang engkau tidak mengerti, kata Alkitab. Kenapa aku harus berusaha mau mengerti Allah yang Maha besar dengan pikiranku yang kecil. Kenapa harus menjangkau Allah yang begitu besar, hanya dengan jangkauan tanganku yang pendek. Aku hanya perlu mengerti Allah dengan tangan iman, imanlah yang membuat aku mengahadap Allah. Berangkat dari kota Surabaya menuju langit ke tiga, ke tahta Allah dan melihat wibawaNya, melihat kuasaNya, Apa kita mesti ragu? Ada banyak pertanyaan. Saya mau tanya saudara, apa saudara bisa menjawab pertanyaan kenapa orang yang saudara cintai dan masih butuhkan harus meninggalkan saudara lebih dulu? Hayo, Ada yang bisa jawab? Kita tidak akan bisa memecahkan misteri kematian mereka. The big Question Mark, pertanyaan yang besar. Saya uga tanya ada banyak orang tua gak mati-mati.
Satu kali telepon dikantor gereja berdering, halo apa ini kantor gerejanya pak Gerry? Betul. Bisa bicara dengan pendeta Gerry? Saya sendiri. Dari mana nih ya. Aduh pak kami ini anggota gereja bapa, tolonglah pak datang berdoa buat mama. Sakit apa? Gak begini pak, mama ini udah tua gak mati-mati, tolonglah berdoa supaya mati, ya ampun hahaha....
Bayangkan ada orang yang udah tua mau mati gak mati-mati. 104 tahun umurnya. Lantas saya datang, namanya juga pendeta di panggil masa gak mau datang. Cuma saya pikir-pikir sepanjang jalan di mobil menuju rumahnya. Saya nanti mau doa apa ya? Karena pendeta gak pernah diminta berdoa orang untuk jadi mati. Ada juga pendeta dipanggil untuk berdoa supaya orang sembuh atau hidup. Ini orang hidup dibikin mati gak pernah ada. Kan kualat nih pendeta. Saya datang sinenek ada di tempat tidur. Umur 104 tahun tapi mukanya seger, tapi gak mau mati-mati. Lalu saya tanya, bagaimana ini urusannya? Aduh pak pendeta pokoknya ini udah susah da, Buang air kecil ditempat tidu, buang air besar di tempat tidur (siopian dan tapian). Pokoknya udah semua di tempat tidur. Terus kenapa dia? Aduh pak pendeta tolong dah, tolong dah.
Yah udah saya berdoa, doanya sederhana, “Tuhan umur panjang dalam tanganMu dan terima kasih Engkau sudah berikan kepada mama umur 104 tahun, FirmanMu telah digenapi dalam dirinya, tapi Tuhan kehendakMulah yang jadi. Kalau memang Tuhan mau dia sembuh dan hidup untuk kemuliaan nama Tuhan, sembuhkanlah dia, tapi kalau tidak panggilah dia pulang sekarang juga. Dalam nama Yesus hamba berdoa amin. haha.......
Saya langsung pulang. Yah namanya pekerjaan sudah selesai ngapain saya tunggu lama-lama, masa harapin supermi segala, haha... namanya tugas sudah selesai. Pendeta sekarang ma lain, besuk orang gak mau pulang-pulang, hahaha.... udah di kasih teh belum pulang juga, kopi belum pulang juga, sirop belum pulang juga, udah diajak makan siang belum pulang juga, hahahaa..... istri bingung, dia bilang sama suami, pa gimana nih, kok gak pulang-pulang? Apa kita lapor polisi hahahahah.....soalnya kenapa? Salam tempel belum ada. Duh ilah pendeta buka rahasia aja nih, hahaha. .... ini kan aku lagi cerita apa adanya gitu? Kaya gak tahu aje.
Jadi namanya tugas sudah selesai, amin yah saya langsung pulang. Pendeta gak minum dulu? Gak terima kasih ada banyak pekerjaan di kantor. Udah aye tancap gas ke kantor gereja. Satu jam kemudian telepon berdering, Kring, Terima kasih pak pendeta maknya udah dipanggil pulang sama Tuhan. Hahaha. Dalam hati saya kurang ajar juga nih si ma, mau pulang pakai di antarin pendeta, hahaha.... mau pulang ma pulang aja, pakai dianterin pendeta segala hahaha .... Ada orang tua yang gak mati-mati, harus dianterin pendeta baru dia mati. Tapi orang muda yang masih di butuhkan tenaganya kok mati. Kita bertanya Tuhan kenapa Engkau panggil dia lebih dulu? Bukankah kami masih membutuhkannya, bukankah pekabaran injil membutuhkan orang seperti dia. Kenapa Kau gak panggil yang tua-tua pulang, tapi kau panggil yang muda, pertanyaanku dan pertanyaan anda belum terjawab. Apa anda bisa jawab pertanyaan ini.
Iring Tuhan bukan gak ada pertanyaan loh. Anakmu mati aja kau nangis, Dosa siapa ya Tuhan huhuhu. Dosa siapa, apa ini dosa turunan. Apa saudara gak bertanya? Alkitab bilang ada banyak pertanyaan. Di Perjanjian Lama sering ada pertanyaan, apa untungnya beribadah kepada Tuhan lihat orang dunia yang tidak kenal Tuhan diberkati. Lihat orang kafir punya rumah baru, mobil baru. Gua iring Tuhan kere terus. Malah bangkrut ditipu orang, chek kosong. Dulu waktu belum bertobat chek gak pernah kosong. Kalaupun ada jarang. Sekarang sudah sungguh-sungguh katanya bayar perpuluhan, udah bayar perpuluhan kere juga. Dimanakah gerangan kuasaMu Tuhan? The Big Question Mark? Sobatku Murid-murid tanya ini dosa siapa Tuhan? Dosa diakah, dosa enyaknya kah, dosa babenyakah, dosa siapa Tuhan? Yesus sembuhkan dia dengan pernyataan Allah hendak dimuliakan melaluinya. Mujizat ini dicatat oleh Yohanes untuk hadirkan
Jesus Christ is the Lord Answering of All Need.
Yesus Kristus adalah jawaban untuk semua kebutuhan.
Saudara ingat lagu yang dinyanyikan oleh negro Amerika yang bernama Andre Kraus lagu yang berjudul Jesus is the answer of the world today. Yesuslah jawaban bagi dunia lagu ini dinyanyikan dalam bahasa Indonesia Oleh trio Agape, Ade Manuhutu, Melky Guslow dan Yonas Souisa.
Jesus is the answer for the world today.
Anda punya pertanyaan janga lari ke dukun, jangan lari ke dokter, jangan lari ke psycologmu, jangan lari ke emak, jangan lari ke bapa, jangan lari ke siapa-siapa. Lari kepada Kristus. Ia berkata, “Masuk dikamarmu, kunci pintu, biar jangan ada orang yang lihat engkau, biar Bapa yang di Surga yang tidak kelihatan yang lihat kau. Dan Dia akan jawab sesuai dengan rahmat dan anugrahNya Jesus is the answer for the world
Yang terakhir
Yohanes 11:1-48 Cerita tentang Lazarus yang bangkit dari antara orang mati.
Setelah ini tidak ada lagi mujizat yang lain. Kita semua tahu cerita ini. Lazarus sudah busuk 4 hari dalam kuburan, Yesus datang ke Betania dan berkata buka batu itu. Lalu Ia berteriak. Lazarus Keluar! Ia keluar dengan tangan dan kaki yang masih terikat. Ia berkata lepaskan dia. Lalu berjalanlah Lazarus.
Mujizat ini dicatat oleh Yohanes hanya untuk memperlihatkan
Jesus Christ is the Lord of the Living and the Death.
Yesus Kristus Tuhan atas orang hidup dan Tuhan atas orang mati.
Satu kali kelak Dia akan datang menjadi Raja bagi orang benar yang masih hidup dan yang sudah mati. Sebab itu mati atau hidup kita asal dalam Tuhan, kita aman dan sentosa. Oh betapa beruntung kita punya Allah seperti Yesus. Kalau kau belum sungguh-sungguh dalam Tuhan, tantanganku pagi ini, jangan berlambat datang padaNya, kalau kau belum dibatis jangan berlambat, apalagi yang engkau harus tunggu? Apalagi yang engaku cari Kristus menantimu hari ini Roh kudus ada di tengah-tengah kita. Relakan Dia mengahadirkan Kristus, dengan berbagai kuasaNya.
• The Lord of the Excelency
• The Lord of Space
• The Lord of Time
• The Lord of Prosperity
• The Lord of Heaven and Earth
• The Lord of the Answer to all Need
• The Lord of Living and Death
Dan Dia ada disini untuk memberkati saudara, Mari kita berdiri dan berdoa.
AMIEN
Jumat, 12 November 2010
Mudik ke Betel
MUDIK KE BETEL
PENDAHULUAN:
1. Ucapan Selamat Sabat
2. Ucapan terima kasih
3. Suasana Lebaran, dimana begitu banyak orang berusaha berkumpul dengan sanak saudara, dan tidak sedikit yang rela untuk mengadakan perjalanan pulang atau MUDIK demi untuk berkumpul dengan keluarga di kampung.
4. Alkitab mencatat suatu perjalanan MUDIK yang pernah dilakukan oleh Yakub dan keluarganya. Kejadian 35:1 Allah berfirman kepada Yakub: "Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu." (Baca dalam Terjemahan Lama)
5. Setiap perjalanan Mudik tentu memiliki suatu tujuan, begitupun juga dengan yang dilakukan oleh Yakub
URAIAN:
I. Latar Belakang Perjalanan Mudik
a. Kejadian 34:1 Pada suatu kali pergilah Dina, anak perempuan Lea yang dilahirkannya bagi Yakub, mengunjungi perempuan-perempuan di negeri itu.
b. Keinginan Dina untuk bergaul & mengunjungi perempuan-perempuan di negeri itu.
c. Alkitab tidak menceritakan apakah saat ia keluar untuk mengunjungi itu atas seizin ayah dan ibunya atau tidak
d. Saya coba simpulkan dari apa yang ditulis RN, Dina telah berani untuk bergaul dengan orang-orang yang tidak bertuhan.
e. Mereka yang mencari kepelesiran diantara mereka yang tidak takut akan Allah sedang menempatkan dirinya pada tempat setan dan sedang mengundang pencobaan-pencobaan.
f. Apakah akibat dari perbuatan Dina yang suka keluyuran? Ayat 2 diperkosa oleh Sikhem
g. Seharusnya Dina belajar untuk mencintai kehidupan di dalam rumah tangga orang tuanya. Namun sayangnya ia lebih mencari kesenangan di luar.
h. Saya mencoba untuk mencari alasan mengapa Dina melakukan perbuatan yang akhirnya menghancurkan dirinya?
i. Dina adalah satu-satunya anak wanita yang dimiliki oleh Yakub dan tentunya ia sangat dimanja oleh ayahnya dan saudara-saudaranya.
j. Yakub ternyata bukanlah seorang yang bijaksana dalam membesarkan anak-anaknya. Buktinya.
k. Karena itu hai orang tua, ciptakan suasana Surga dalam keluarga kita, berikan cinta kepada anak-anak kita
l. Hai anak-anak muda, jangan kasih kesempatan kepada dosa untuk menjatuhkan kita
II. Sikhem seolah-olah ingin bertanggung jawab
a. Ayat 3–12
b. Namun dibalik semua itu ada siasat daripada Shikem. Apakah siasatnya? Siasatnya ayat 21
c. Dibalik semuanya adalah strategi setan untuk menghancurkan anak-anak Allah dengan membiarkan mereka menjadi terkontaminasi dengan anak-anak dunia.
d. Ingat peristiwa air bah! Setan selalu berusaha mencampur adukan antara yang benar dengan yang tidak benar, hitam dengan yang putih, antara dosa dan yang tidak dosa agar umat Tuhan menjadi bingung dan akhirnya memilih untuk menjadi rusak.
e. Apakah salah jika bergaul dengan dunia ini, dengan orang lain, dengan orang yang tidak seiman dengan kita?
f. Tidak salah! Tetapi yang menjadi masalah sudahkan engkau memiliki dasar yang kuat saat engkau mencoba untuk menghadapi pencobaan yang besar itu. Sudahkah orang tua membekali dasar kepercayaan yang kuat kepada anak-anakmu agar mereka mampu berdiri walaupun berada di antara dunia yang akan menggoda mereka. Seperti Sadrakh Mesakh & Abednego, seperti Daniel, seperti Musa
g. Ingat Musa hanya 12 tahun. Namun mengapa ia tetap setia,
h. Hati-hati saudaraku Tuhan tidak menghendaki kita menghianatiNya.
i. Tidak heran jika Tuhan mengatakan di dalam Ulangan 7:2-4
j. 2 Kor 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
III. Kebengisan anak-anak Yakub
a. Ayat 13–17Mereka mebuat sebuah siasat
b. Ayat 24-29 Mereka membunuh semua laki-laki yang ada di Sikhem dan merampas harta mereka
c. Ayat 30 Yakub ketakutan dan Gemetar
IV. Mudik ke Betel
a. Kej 35:1 di tengah ketakutan Yakub, Allah datang memberikan pertolongan kepadanya
b. Namun ada 3 syarat yang harus dilakukan oleh dirinya dan keluarganya
i. Jauhkan dewa-dewa asing yang ada di rumahmu
1. Walaupun Yakub setia dalam perbaktian pagi dan petang namun ia membiarkan keluarganya beribadah dan percaya kepada kuasa-kuasa patung-patung
a. Contoh, Istrinya yang mencuri Terafim Laban ayahnya
2. Yosua 24:15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"
3. Ingat! : Apapun yang kita cintai, kita kasihi, kita hormati, dan kita layani yang membuat kita bergantung kepadanya lebih daripada cinta kita, kasih kita, hormat dan pelayanan kita yang seharusnya hanya kepada Tuhan saja maka kita telah menyembah kepada berhala atau ilah.
4. semua hal ini membuat Allah murka dan menghambat berkat Tuhan yang harusnya melimpah untuk kita.
ii. Tahirkan dirimu bagaimana caranya? Dengan menukar pakaianmu
1. Mereka harus bersih, dan mengganti pakaian mereka; mereka harus tiba kepada suatu kesopanan, dengan menunjukkan yang terbaik dari diri mereka. Simeon Dan Levi memiliki tangan yang penuh dengan darah, mereka diminta untuk mencuci, dan untuk menangguhkan pakaian mereka yang sangat penuh dengan noda.
2. Ini tidak lain dari upacara, yang menandakan pemurnian dan perubahan hati. Apakah mungkin memakai pakaian bersih dan pakaian baru, tanpa suatu hati yang bersih, dan suatu hati yang baru? Dengan hati yang bersih memampukan mereka untuk
3. Yesaya 61:10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.
4. Jubah putih adalah pakaian kebenaran Yesus yang perlu mereka untuk mereka kenakan.
5. semua ini hanya bisa terjadi jika Roh Kudus mengambil bagian dalam seluruh aspek kehidupan kita. Kita membiarkan IA yang memimpin kita dalam segala perkara.
iii. Mudik ke Betel
1. Apakah Betel itu?
2. sebelum peristiwa mengerikan ini terjadi Allah telah menyuruh Yakub untuk segera pulang ke Betel (Baca Kejadian 31:13),
3. Suatu tempat dimana ia pernah bertemu Allah di dalam mimpi. Dimimpinya itu ia melihat tangga yang ujungnya sampai ke langit
4. Di betel itulah Allah mengadakan perjanjian dengan dirinya Kej 28:12-15
5. Namun Yakub terlalu sibuk dan menyibukan diri dengan berbagai macam persoalan.
a. Memikirkan cintanya dan istrinya
b. Memikirkan materi
c. Memikirkan lari dari Laban
d. Menyelamatkan diri dari Esau
e. Dan perkara-perkara yang lain
6. semua itu membuat ia lupa kepada perintah Allah baginya untuk pulang ke Betel
7. Betel berarti Rumah Allah
8. Apakah yang terjadi saat ia berjalan keluar dari kota itu dan menuju ke Betel (BACA ayat 5-7, 10-13
KESIMPULAN:
1. Himbauan : saudaraku Mudiklah ke Betel
2. Pesan : Jangan biarkan perkara-perkara dunia membuat kita lupa akan kata-kata Tuhan yang meminta kita untuk mempersiakan diri untuk masuk ke rumahNya
3. Doa
PENDAHULUAN:
1. Ucapan Selamat Sabat
2. Ucapan terima kasih
3. Suasana Lebaran, dimana begitu banyak orang berusaha berkumpul dengan sanak saudara, dan tidak sedikit yang rela untuk mengadakan perjalanan pulang atau MUDIK demi untuk berkumpul dengan keluarga di kampung.
4. Alkitab mencatat suatu perjalanan MUDIK yang pernah dilakukan oleh Yakub dan keluarganya. Kejadian 35:1 Allah berfirman kepada Yakub: "Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu." (Baca dalam Terjemahan Lama)
5. Setiap perjalanan Mudik tentu memiliki suatu tujuan, begitupun juga dengan yang dilakukan oleh Yakub
URAIAN:
I. Latar Belakang Perjalanan Mudik
a. Kejadian 34:1 Pada suatu kali pergilah Dina, anak perempuan Lea yang dilahirkannya bagi Yakub, mengunjungi perempuan-perempuan di negeri itu.
b. Keinginan Dina untuk bergaul & mengunjungi perempuan-perempuan di negeri itu.
c. Alkitab tidak menceritakan apakah saat ia keluar untuk mengunjungi itu atas seizin ayah dan ibunya atau tidak
d. Saya coba simpulkan dari apa yang ditulis RN, Dina telah berani untuk bergaul dengan orang-orang yang tidak bertuhan.
e. Mereka yang mencari kepelesiran diantara mereka yang tidak takut akan Allah sedang menempatkan dirinya pada tempat setan dan sedang mengundang pencobaan-pencobaan.
f. Apakah akibat dari perbuatan Dina yang suka keluyuran? Ayat 2 diperkosa oleh Sikhem
g. Seharusnya Dina belajar untuk mencintai kehidupan di dalam rumah tangga orang tuanya. Namun sayangnya ia lebih mencari kesenangan di luar.
h. Saya mencoba untuk mencari alasan mengapa Dina melakukan perbuatan yang akhirnya menghancurkan dirinya?
i. Dina adalah satu-satunya anak wanita yang dimiliki oleh Yakub dan tentunya ia sangat dimanja oleh ayahnya dan saudara-saudaranya.
j. Yakub ternyata bukanlah seorang yang bijaksana dalam membesarkan anak-anaknya. Buktinya.
k. Karena itu hai orang tua, ciptakan suasana Surga dalam keluarga kita, berikan cinta kepada anak-anak kita
l. Hai anak-anak muda, jangan kasih kesempatan kepada dosa untuk menjatuhkan kita
II. Sikhem seolah-olah ingin bertanggung jawab
a. Ayat 3–12
b. Namun dibalik semua itu ada siasat daripada Shikem. Apakah siasatnya? Siasatnya ayat 21
c. Dibalik semuanya adalah strategi setan untuk menghancurkan anak-anak Allah dengan membiarkan mereka menjadi terkontaminasi dengan anak-anak dunia.
d. Ingat peristiwa air bah! Setan selalu berusaha mencampur adukan antara yang benar dengan yang tidak benar, hitam dengan yang putih, antara dosa dan yang tidak dosa agar umat Tuhan menjadi bingung dan akhirnya memilih untuk menjadi rusak.
e. Apakah salah jika bergaul dengan dunia ini, dengan orang lain, dengan orang yang tidak seiman dengan kita?
f. Tidak salah! Tetapi yang menjadi masalah sudahkan engkau memiliki dasar yang kuat saat engkau mencoba untuk menghadapi pencobaan yang besar itu. Sudahkah orang tua membekali dasar kepercayaan yang kuat kepada anak-anakmu agar mereka mampu berdiri walaupun berada di antara dunia yang akan menggoda mereka. Seperti Sadrakh Mesakh & Abednego, seperti Daniel, seperti Musa
g. Ingat Musa hanya 12 tahun. Namun mengapa ia tetap setia,
h. Hati-hati saudaraku Tuhan tidak menghendaki kita menghianatiNya.
i. Tidak heran jika Tuhan mengatakan di dalam Ulangan 7:2-4
j. 2 Kor 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
III. Kebengisan anak-anak Yakub
a. Ayat 13–17Mereka mebuat sebuah siasat
b. Ayat 24-29 Mereka membunuh semua laki-laki yang ada di Sikhem dan merampas harta mereka
c. Ayat 30 Yakub ketakutan dan Gemetar
IV. Mudik ke Betel
a. Kej 35:1 di tengah ketakutan Yakub, Allah datang memberikan pertolongan kepadanya
b. Namun ada 3 syarat yang harus dilakukan oleh dirinya dan keluarganya
i. Jauhkan dewa-dewa asing yang ada di rumahmu
1. Walaupun Yakub setia dalam perbaktian pagi dan petang namun ia membiarkan keluarganya beribadah dan percaya kepada kuasa-kuasa patung-patung
a. Contoh, Istrinya yang mencuri Terafim Laban ayahnya
2. Yosua 24:15 Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"
3. Ingat! : Apapun yang kita cintai, kita kasihi, kita hormati, dan kita layani yang membuat kita bergantung kepadanya lebih daripada cinta kita, kasih kita, hormat dan pelayanan kita yang seharusnya hanya kepada Tuhan saja maka kita telah menyembah kepada berhala atau ilah.
4. semua hal ini membuat Allah murka dan menghambat berkat Tuhan yang harusnya melimpah untuk kita.
ii. Tahirkan dirimu bagaimana caranya? Dengan menukar pakaianmu
1. Mereka harus bersih, dan mengganti pakaian mereka; mereka harus tiba kepada suatu kesopanan, dengan menunjukkan yang terbaik dari diri mereka. Simeon Dan Levi memiliki tangan yang penuh dengan darah, mereka diminta untuk mencuci, dan untuk menangguhkan pakaian mereka yang sangat penuh dengan noda.
2. Ini tidak lain dari upacara, yang menandakan pemurnian dan perubahan hati. Apakah mungkin memakai pakaian bersih dan pakaian baru, tanpa suatu hati yang bersih, dan suatu hati yang baru? Dengan hati yang bersih memampukan mereka untuk
3. Yesaya 61:10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.
4. Jubah putih adalah pakaian kebenaran Yesus yang perlu mereka untuk mereka kenakan.
5. semua ini hanya bisa terjadi jika Roh Kudus mengambil bagian dalam seluruh aspek kehidupan kita. Kita membiarkan IA yang memimpin kita dalam segala perkara.
iii. Mudik ke Betel
1. Apakah Betel itu?
2. sebelum peristiwa mengerikan ini terjadi Allah telah menyuruh Yakub untuk segera pulang ke Betel (Baca Kejadian 31:13),
3. Suatu tempat dimana ia pernah bertemu Allah di dalam mimpi. Dimimpinya itu ia melihat tangga yang ujungnya sampai ke langit
4. Di betel itulah Allah mengadakan perjanjian dengan dirinya Kej 28:12-15
5. Namun Yakub terlalu sibuk dan menyibukan diri dengan berbagai macam persoalan.
a. Memikirkan cintanya dan istrinya
b. Memikirkan materi
c. Memikirkan lari dari Laban
d. Menyelamatkan diri dari Esau
e. Dan perkara-perkara yang lain
6. semua itu membuat ia lupa kepada perintah Allah baginya untuk pulang ke Betel
7. Betel berarti Rumah Allah
8. Apakah yang terjadi saat ia berjalan keluar dari kota itu dan menuju ke Betel (BACA ayat 5-7, 10-13
KESIMPULAN:
1. Himbauan : saudaraku Mudiklah ke Betel
2. Pesan : Jangan biarkan perkara-perkara dunia membuat kita lupa akan kata-kata Tuhan yang meminta kita untuk mempersiakan diri untuk masuk ke rumahNya
3. Doa
Dusta (Khotbah)
DUSTA
Judul khotbah pendek
5 huruf dalam bahasa Indonesia.
3 huruf dalam bahasa Inggris
Khotbah ini untuk diri sendiri, semoga anda juga mendapat manfaat.
Khotbah ini tentang suatu dosa. Semua terlibat karena:
a. Sangat mudah melakukannya.
- Tidak perlu usaha berat.
- Kalau membunuh memerlukan alat dan strategi.
- Kalau mencuri harus jalan tengah malam, kedinginan dan lain-lain.
b. Pasti tidak dipecat dari keanggotaan.
- Saya belum pernah mendengar seseorang dipecat dari keanggotaan karena melakukan dosa ini, karena , maaf .... Pendeta-pendeta pun melakukannya.
c. Terdapat dalam 10 hukum (hukum IX), tetapi paling lazim dilakukan.
Menurut majalah TEMPO no. 15 tgl. 11 juni 1988 halaman 97, dalam judul: ANEKA BOHONG DI DUNIA.
"Tidak ada manusia yang bebas bohong di dunia."
Hasil penelitian di Amerika menyimpulkan bahwa: "Semua orang dewasa berdusta rata-rata 13 kali seminggu."
- Para psikolog sepakat, seorang anak mulai belajar berdusta secara alamiah dan mulai berdusta pada usia 3 tahun.
- Jadi, jika saudara sudah berumur 50 tahun, saudara sudah biasa berbohong selama 47 tahun.
Mazmur 116 : 11
Aku ini berkata dalam kebingunganku: "Semua manusia adalah pembohong."
1. DARI MANAKAH SUMBER DUSTA ITU?
Yohanes 8 : 44
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab didalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala pendusta.
- Dusta pertama mulai dari taman Eden.
- Tuhan katakan jangan makan, pada waktu kamu makan kamu akan mati.
- Setan katakan : TIDAK ! kamu akan seperti Allah (Kejadian 3 : 3,4).
- Sejak itu, mulailah dusta merajalela.
2. MENGAPA ORANG BERDUSTA?
A. Pendapat para ahli
Paul Ekman, dalam bukunya: Why Kids Lie (Mengapa anak-anak berdusta), mengatakan bahwa, "Anak-anak mulai berdusta sebab mereka dapati orang tuanya bukanlah orang yang serba tahu. (jadi dengan mudah dibohongi)
contoh:
1. Kemana kamu tadi? ke sekolah (padahal bolos). orang tua langsung percaya.
2. Siapa lebih dulu pukul? dia. (orang tua langsung percaya) langsung ribut dengan tetangga.
Dr. Michael Lewis, Psikolog pada Rutgers Medical school, mengatakan, "Orang berdusta untuk menghindari hukuman dan mencari pembenaran terhadap tindakan yang salah.
contoh:
1. Pecahkan piring, takut dihukum.
2. Raja Saul.
Tuhan perintahkan semua orang Amalek dan Agak. Kami tidak membunuh domba-domba untuk persembahan.
B. Dalam Alkitab, kita dapati banyak sebab orang berdusta.
1. II Samuel fatsal 1.
Seorang tentara Saul mengaku telah membunuh Saul dengan harapan mendapat hadiah. akibat: binasa !
2. Kisah fatsal 5
Ananias dan Safira berdusta untuk memperoleh kekayaan. Akibat: binasa
3. Ribka dan Yakub berdusta karena tidak percaya, Bahwa Allah sanggup melaksanakan rencananya.
akibat: Tidak pernah keduanya bertemu lagi.
Sering kita berdusta dengan alasan demi pekerjaan Tuhan.
Contoh: beli komputer tanpa pajak.
" Rencana Tuhan tidak perlu dibantu dengan dusta."
4. Sering orang bilang "Dusta putih" Kalau ada orang sembunyi di dalam rumah dan datang orang yang akan membunuhnya, apa anda perlu Berdusta?
- Suruh cari sendiri
- Kalau anda percaya Allah akan selamatkan, kenapa berdusta.
5. Fakta yang mengejutkan tentang Pembohong.
Bryan King, Psikiater dari UCLA School of Medicine yang baru saja mengadakan penelitian tentang kebohongan mengatakan bahwa ia menemukan para pembohong senantiasa memiliki kelainan mental. Ditemukan kelainan neurologis pada otak pembohong.
Kalau kita sudah biasa berdusta maka:
1. Kita kecanduan berdusta. Kalau tidak berdusta dia akan sakit.
2. kita tidak dapat membedakan lagi mana yang benar dan mana yang dusta.
3. Tidak ada rasa takut lagi untuk berdusta. (Ini yang disebut alkitab mendukakan roh kudus).
- Kepada komite jemaat pun ia bisa berdusta
- kepada Allahpun ia berdusta
Kisah 5 : 3
Ananias, mengapa hatimu dikuasai iblis,
sehingga engkau mendustai Roh Kudus?
Ayat-ayat Alkitab tentang Dusta.
Terdapat 63 ayat dalam Konkordance.
1. Yesaya 57 ; 4 (bagian akhir)
Bukankah kamu ini anak-anak pemberontak keturunan dusta?
2. Mazmur 12 : 3
Mereka berkata dusta seorang kepada yang lain.
3. Imamat 19 : 11 (bagian akhir)
Janganlah kamu berbohong, dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya.
4. Mazmur 107 : 7 (akhir)
Orang yang berbicara dusta tidak akan tegak didepan mataku.
5. Amsal 12 : 22
Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi orang yang berlaku setia diperkenankanNya.
6. Wahyu 22 : 15
Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan melakukannya, tinggal diluar.
7. Efesus 4 : 25
Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Appeal:
Marilah kita berjanji kepada Tuhan (Bukan Janji dusta).
------<>------
Judul khotbah pendek
5 huruf dalam bahasa Indonesia.
3 huruf dalam bahasa Inggris
Khotbah ini untuk diri sendiri, semoga anda juga mendapat manfaat.
Khotbah ini tentang suatu dosa. Semua terlibat karena:
a. Sangat mudah melakukannya.
- Tidak perlu usaha berat.
- Kalau membunuh memerlukan alat dan strategi.
- Kalau mencuri harus jalan tengah malam, kedinginan dan lain-lain.
b. Pasti tidak dipecat dari keanggotaan.
- Saya belum pernah mendengar seseorang dipecat dari keanggotaan karena melakukan dosa ini, karena , maaf .... Pendeta-pendeta pun melakukannya.
c. Terdapat dalam 10 hukum (hukum IX), tetapi paling lazim dilakukan.
Menurut majalah TEMPO no. 15 tgl. 11 juni 1988 halaman 97, dalam judul: ANEKA BOHONG DI DUNIA.
"Tidak ada manusia yang bebas bohong di dunia."
Hasil penelitian di Amerika menyimpulkan bahwa: "Semua orang dewasa berdusta rata-rata 13 kali seminggu."
- Para psikolog sepakat, seorang anak mulai belajar berdusta secara alamiah dan mulai berdusta pada usia 3 tahun.
- Jadi, jika saudara sudah berumur 50 tahun, saudara sudah biasa berbohong selama 47 tahun.
Mazmur 116 : 11
Aku ini berkata dalam kebingunganku: "Semua manusia adalah pembohong."
1. DARI MANAKAH SUMBER DUSTA ITU?
Yohanes 8 : 44
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab didalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala pendusta.
- Dusta pertama mulai dari taman Eden.
- Tuhan katakan jangan makan, pada waktu kamu makan kamu akan mati.
- Setan katakan : TIDAK ! kamu akan seperti Allah (Kejadian 3 : 3,4).
- Sejak itu, mulailah dusta merajalela.
2. MENGAPA ORANG BERDUSTA?
A. Pendapat para ahli
Paul Ekman, dalam bukunya: Why Kids Lie (Mengapa anak-anak berdusta), mengatakan bahwa, "Anak-anak mulai berdusta sebab mereka dapati orang tuanya bukanlah orang yang serba tahu. (jadi dengan mudah dibohongi)
contoh:
1. Kemana kamu tadi? ke sekolah (padahal bolos). orang tua langsung percaya.
2. Siapa lebih dulu pukul? dia. (orang tua langsung percaya) langsung ribut dengan tetangga.
Dr. Michael Lewis, Psikolog pada Rutgers Medical school, mengatakan, "Orang berdusta untuk menghindari hukuman dan mencari pembenaran terhadap tindakan yang salah.
contoh:
1. Pecahkan piring, takut dihukum.
2. Raja Saul.
Tuhan perintahkan semua orang Amalek dan Agak. Kami tidak membunuh domba-domba untuk persembahan.
B. Dalam Alkitab, kita dapati banyak sebab orang berdusta.
1. II Samuel fatsal 1.
Seorang tentara Saul mengaku telah membunuh Saul dengan harapan mendapat hadiah. akibat: binasa !
2. Kisah fatsal 5
Ananias dan Safira berdusta untuk memperoleh kekayaan. Akibat: binasa
3. Ribka dan Yakub berdusta karena tidak percaya, Bahwa Allah sanggup melaksanakan rencananya.
akibat: Tidak pernah keduanya bertemu lagi.
Sering kita berdusta dengan alasan demi pekerjaan Tuhan.
Contoh: beli komputer tanpa pajak.
" Rencana Tuhan tidak perlu dibantu dengan dusta."
4. Sering orang bilang "Dusta putih" Kalau ada orang sembunyi di dalam rumah dan datang orang yang akan membunuhnya, apa anda perlu Berdusta?
- Suruh cari sendiri
- Kalau anda percaya Allah akan selamatkan, kenapa berdusta.
5. Fakta yang mengejutkan tentang Pembohong.
Bryan King, Psikiater dari UCLA School of Medicine yang baru saja mengadakan penelitian tentang kebohongan mengatakan bahwa ia menemukan para pembohong senantiasa memiliki kelainan mental. Ditemukan kelainan neurologis pada otak pembohong.
Kalau kita sudah biasa berdusta maka:
1. Kita kecanduan berdusta. Kalau tidak berdusta dia akan sakit.
2. kita tidak dapat membedakan lagi mana yang benar dan mana yang dusta.
3. Tidak ada rasa takut lagi untuk berdusta. (Ini yang disebut alkitab mendukakan roh kudus).
- Kepada komite jemaat pun ia bisa berdusta
- kepada Allahpun ia berdusta
Kisah 5 : 3
Ananias, mengapa hatimu dikuasai iblis,
sehingga engkau mendustai Roh Kudus?
Ayat-ayat Alkitab tentang Dusta.
Terdapat 63 ayat dalam Konkordance.
1. Yesaya 57 ; 4 (bagian akhir)
Bukankah kamu ini anak-anak pemberontak keturunan dusta?
2. Mazmur 12 : 3
Mereka berkata dusta seorang kepada yang lain.
3. Imamat 19 : 11 (bagian akhir)
Janganlah kamu berbohong, dan janganlah kamu berdusta seorang kepada sesamanya.
4. Mazmur 107 : 7 (akhir)
Orang yang berbicara dusta tidak akan tegak didepan mataku.
5. Amsal 12 : 22
Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi Tuhan, tetapi orang yang berlaku setia diperkenankanNya.
6. Wahyu 22 : 15
Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan melakukannya, tinggal diluar.
7. Efesus 4 : 25
Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Appeal:
Marilah kita berjanji kepada Tuhan (Bukan Janji dusta).
------<>------
masih tentang sejarah Natal
SEJARAH NATAL
Kata Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).
Kelahiran Yesus Menurut Bibel
Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1,10,11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
”Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud- supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan.
Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjanga kawanan ternak mereka pada waktu malam.”
Jadi, menuru Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam ibu Yesus berasaldari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah Yesus di Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampan dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.
Menurut Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masukalah mereka kedalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.
Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM- 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.
Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengn bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil.
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Quran telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihssalam).
”Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: ”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah. ”Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”
(Surat Maryam\19: 23-25)
Jadi menurut Al Quran Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible – seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September.
Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
”Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi”
Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?
Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun 1, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (telah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus jadi antara tahun 27 Sebelum Maseh-14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius: 2:1 (Juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi-4 Sesudah Masehi.
Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah Masehi. Antara lain di kutip dari buku tulisan Rev. Dr. Charles Francis Petter, MA. . B.D., S.T.M. yang berjudul, The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:
Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diakui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus harus digeser kebelakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun kebelakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya, dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanan juga harus dibangkitkan kembali.
Jadi sampai hari ini pun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.
Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember
Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.
Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.
Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katolik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pangannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari: day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.
Maka supaya agama Katolik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus).
Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan, Pertama, hari minggu (Sunday=hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.
Sesudah Kaisar Kontantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katolik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama panganisme politheisme nenek moyang.
Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.
Demikian kepercayaan panganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember.
Mari kita telususri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan panganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).
H.W. Amstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worlwide Chrch of God, California USA, 1994, menjelaskan:
Namrud cucu Ham, anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad antara lain dengan keberaniaannya mengawinkan ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.
Namun usia Namrud tidak sepannjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati, Semiramis menyebarkan ajaran: bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon “Evergreen” yang tumbuh dari sebatang kayu mati.
Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal usul pohon Natal.
Lebih lanjut Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia, kemudian Namrud dipuja sebagai “anak suci dari surga”.
Putaran jaman menyatakan bahwa penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “Ba-al” anak dewa matahari dengan objek penyembahan ‘Ibu dan Anak (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”. Di Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, “Kwan Im” di Cina, Jepang dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.
Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):
1. Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga dinyatakan dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekalugus penganut kepercayaan ini.
2. Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
3. Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
4. Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa pendududk asli tanah Kana’an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.
5. Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.
Demikian juga Serapsis, Attis, Issis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.
Jadi konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember disalib/dibunuh kemudian dibangkitan, sudah ada sejak zaman purba.
Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karana merekalah telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah KEBOHONGAN yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat Roma:
Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai seorang berdosa?
(Roma 3:7)
Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:
Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
(Matius 24:4-5).
Pandangan Bibel Tentang Upacara Natal.
Untuk mengetahui pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi oleh tradisi paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10:2-4:
”Beginilah firman Tuhan: ”Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang diseganii bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukanlah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang”.
Demikianlah pandangan Bibel tentang upacara Natal yaitu melarang orang Kristen mengikuti kebiasaaan bangsa-bangsa penyembah berhala.
Selanjutnya mari kita simak penjelasan Yeremia 10:5
”Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun dia tidak dapt.”
Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal
1. Catolic Encyclopedia, ediai 1911 tentang Christmas:
” Natal bukanlah upacara gereja yang pertama... melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari., kemudian dijadikan kelahiran Yesus.
Dalam buku yang sama, tentang ” Natal Day” dinyatakan sebagai berikut:
”Di dalam kitab suci tidak ada seorang pun yang mengadakan upacara atau penyelenggaraan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.”
2. Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:
”Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakan dan Bibel juga tidak pernah menyelenggarakannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.”
3. Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944 menyatakan:
”Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya umat kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran tersebut.......”.
(Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus)..... Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M. Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari ”Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorangpun mengetahui hari kelahiran Yesus.”
Kata Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).
Kelahiran Yesus Menurut Bibel
Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1,10,11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
”Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud- supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan.
Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjanga kawanan ternak mereka pada waktu malam.”
Jadi, menuru Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam ibu Yesus berasaldari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah Yesus di Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampan dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.
Menurut Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masukalah mereka kedalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.
Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM- 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.
Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengn bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil.
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Quran telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihssalam).
”Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: ”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah. ”Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”
(Surat Maryam\19: 23-25)
Jadi menurut Al Quran Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible – seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September.
Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
”Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi”
Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?
Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun 1, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (telah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus jadi antara tahun 27 Sebelum Maseh-14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius: 2:1 (Juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi-4 Sesudah Masehi.
Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah Masehi. Antara lain di kutip dari buku tulisan Rev. Dr. Charles Francis Petter, MA. . B.D., S.T.M. yang berjudul, The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:
Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diakui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus harus digeser kebelakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun kebelakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya, dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanan juga harus dibangkitkan kembali.
Jadi sampai hari ini pun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.
Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember
Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.
Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.
Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katolik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pangannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari: day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.
Maka supaya agama Katolik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus).
Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan, Pertama, hari minggu (Sunday=hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.
Sesudah Kaisar Kontantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katolik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama panganisme politheisme nenek moyang.
Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.
Demikian kepercayaan panganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember.
Mari kita telususri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan panganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).
H.W. Amstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worlwide Chrch of God, California USA, 1994, menjelaskan:
Namrud cucu Ham, anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad antara lain dengan keberaniaannya mengawinkan ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.
Namun usia Namrud tidak sepannjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati, Semiramis menyebarkan ajaran: bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon “Evergreen” yang tumbuh dari sebatang kayu mati.
Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal usul pohon Natal.
Lebih lanjut Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia, kemudian Namrud dipuja sebagai “anak suci dari surga”.
Putaran jaman menyatakan bahwa penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “Ba-al” anak dewa matahari dengan objek penyembahan ‘Ibu dan Anak (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”. Di Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, “Kwan Im” di Cina, Jepang dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.
Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):
1. Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga dinyatakan dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekalugus penganut kepercayaan ini.
2. Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
3. Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
4. Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa pendududk asli tanah Kana’an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.
5. Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.
Demikian juga Serapsis, Attis, Issis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.
Jadi konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember disalib/dibunuh kemudian dibangkitan, sudah ada sejak zaman purba.
Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karana merekalah telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah KEBOHONGAN yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat Roma:
Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai seorang berdosa?
(Roma 3:7)
Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:
Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
(Matius 24:4-5).
Pandangan Bibel Tentang Upacara Natal.
Untuk mengetahui pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi oleh tradisi paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10:2-4:
”Beginilah firman Tuhan: ”Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang diseganii bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukanlah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang”.
Demikianlah pandangan Bibel tentang upacara Natal yaitu melarang orang Kristen mengikuti kebiasaaan bangsa-bangsa penyembah berhala.
Selanjutnya mari kita simak penjelasan Yeremia 10:5
”Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun dia tidak dapt.”
Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal
1. Catolic Encyclopedia, ediai 1911 tentang Christmas:
” Natal bukanlah upacara gereja yang pertama... melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan jatuh pada bulan Januari., kemudian dijadikan kelahiran Yesus.
Dalam buku yang sama, tentang ” Natal Day” dinyatakan sebagai berikut:
”Di dalam kitab suci tidak ada seorang pun yang mengadakan upacara atau penyelenggaraan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.”
2. Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:
”Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakan dan Bibel juga tidak pernah menyelenggarakannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.”
3. Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944 menyatakan:
”Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada umumnya umat kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran tersebut.......”.
(Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus)..... Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M. Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari ”Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorangpun mengetahui hari kelahiran Yesus.”
HARI NATAL
Daftar Isi :
- Pendahuluan
- Sejarah dan Perayaan Natal di Masa Lalu
- Perayaan Keagamaan
- Tukar Menukar Kado
- Malam Natal (Xmas Eve)
- Sejarah Natal
- Perayaan Natal
PENDAHULUAN
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam Bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kadang-kadang kata Christmas disingkat menjadi Xmas. Tradisi ini diawali oleh Gereja Kristen terdahulu. Dalam bahasa Yunani, X adalah kata pertama dalam nama Kristus (Yesus). Huruf ini sering digunakan sebagai simbol suci. Natal adalah hari raya umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tidak ada yang tahu tanggal berapa tepatnya hari lahir Kristus, namun kebanyakan orang Kristen memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Pada hari itu, banyak yang pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan keagamaan khusus. Selama masa Natal, mereka bertukar kado dan menghiasi rumah mereka dengan daun holly, mistletoe, dan pohon Natal.
SEJARAH DAN PERAYAAN NATAL DI MASA LALU
Kisah Natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada. Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi. Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula. Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.
PERAYAAN KEAGAMAAN
Bagi kebanyakan orang Kristen, masa Xmas mulai pada hari Minggu yang paling dekat dengan tanggal 30 November. Hari ini adalah hari raya Santo Andreas, salah satu dari keduabelas rasul Kristus. Hari Minggu tersebut disebut hari pertama masa Adven, yaitu masa 4 minggu saat umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal. Kata adven berarti datang, dan mengacu pada kedatangan Yesus pada hari Natal. Untuk merayakan masa Adven, empat buah lilin, masing-masing melambangkan hari Minggu dalam masa Adven, diletakkan dalam suatu lingkaran daun-daunan. Pada hari Minggu pertama, keluarga menyalakan satu lilin dan bersatu dalam doa. Mereka mengulangi kegiatan ini setiap hari Minggu dalam masa Adven, dengan menambahkan satu lilin lagi setiap kalinya. Sebuah lilin merah besar yang melambangkan Yesus, ditambahkan pada lingkaran daun-daunan itu pada Hari Natal. Untuk kebanyakan umat Kristiani, masa Adven memuncak pada Misa tengah malam atau peringatan keagamaan lain pada malam sebelum Natal (Malam Natal), tanggal 24 Desember. Gereja-gereja dihiasi dengan lilin, lampu, dan daun-daunan hijau dan bunga pointsettia. Kebanyakan gereja juga mengadakan perayaan pada hari Natal. Masa Natal berakhir pada hari Epifani, tanggal 6 Januari. Untuk gereja Kristen Barat, Epifani adalah datangnya para majus di hadirat bayi Yesus. Menurut umat Kristen Timur, hari tersebut adalah perayaan pembaptisan Kristus. Epifani jatuh 12 hari setelah hari Natal.
TUKAR MENUKAR KADO
Kebiasaan untuk tukar menukar kado pada sanak-saudara dan teman-teman pada hari khusus di musim dingin kemungkinan bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah-daerah tersebut, orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagai bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100, di banyak negara-negara Eropa, Santo Nikolas menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda, Santo Nikolas membawakan hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum perayaannya, tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan keagamaan menggantikan Santo Nikolas di berbagai negara tak lama setelah reformasi, dan tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar-menukar kado. Kini di Amerika Serikat, Santa Claus membawakan hadiah untuk anak-anak.
MALAM NATAL 24 Desember , Hari libur keagamaan dan sekuler
Karena pada dasarnya malam Natal adalah hari raya keagamaan, hari tersebut tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Gereja-gereja mengadakan perayaan pada malam itu. Orang-orang memperhatikan gua Natal (replika dari kandang domba tempat Yesus lahir, dengan patung-patung Yesus, Maria, Yosef, gembala-gembala dan hewan-hewan) sambil menyanyikan lagu-lagu Natal. Orang-orang dewasa minum eggnog, semacam susu telur madu, yaitu campuran krim, susu, gula, telur kocok dan brandy (semacam minuman beralkohol) atau rum. Menurut kisahnya, pada malam Natal, Santa Claus menaiki kereta salju penuh hadiah, ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus lalu terbang menembus awan untuk mengantarkan hadiah-hadiah itu kepada anak-anak di seluruh dunia. Untuk mempersiapkan kunjungan Santa, anak-anak Amerika mendengarkan orangtuanya membacakan The Night Before Christmas (Malam Sebelum Natal) sebelum tidur pada Malam Natal. Puisi tersebut dikarang oleh Clement Moore di tahun 1832.
Dulu, anak-anak menggantungkan stoking atau kaus kaki besar di atas perapian. Santa turun dari cerobong asap dan meninggalkan permen dan hadiah-hadiah dalam kaus kaki itu untuk anak-anak. Kini, tradisi itu tetap diteruskan, namun kaus kakinya digantikan oleh tas kain merah berbentuk kaus kaki. Xmas juga secara tradisi merupakan saat untuk berhenti bertengkar. Hari Raya Natal (Pesta Natal) 25 Desember Hari ini merupakan hari libur keagamaan maupun sekuler. Umat Kristiani merayakan peringatan kelahiran Yesus dari Nazareth.
SEJARAH NATAL
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam Bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kisah Natal berasal dari Perjanjian Baru dari Alkitab. Seorang malaikat menampakkan diri pada para gembala dan memberitahu mereka bahwa Sang Juru Selamat telah lahir ke dalam keluarga Maria dan Yusuf di sebuah kandang domba di Betlehem. Tiga orang bijak dari Timur, yang disebut para majus, mengikuti bintang istimewa yang menuntun mereka kepada bayi Yesus, yang mereka sembah dan beri hadiah emas, kemenyan dan mur.
PERAYAAN NATAL
Karena sebetulnya Natal merupakan hari raya keagamaan, hari tersebut bukan merupakan hari libur resmi. Namun, karena kebanyakan orang Amerika Serikat adalah orang Kristen, hari itu adalah hari di saat kebanyakan bisnis tutup dan hari di mana paling banyak pekerja, termasuk karyawan pemerintah, diliburkan. Pulang ke rumah (termasuk pulang kampung) merupakan kebiasaan yang sangat dihormati. Selain dari tradisi yang sangat bersifat keagamaan, kebanyakan kebiasaan di saat Xmas juga dilakukan oleh orang-orang yang tidak relijius atau tidak memeluk agama Kristen. Biasanya, umat Kristiani merayakan Xmas menurut tradisi gereja mereka masing-masing.
Ada berbagai macam ibadah keagamaan di gereja yang dilakukan oleh keluarga-keluarga sebelum mereka keliling untuk mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman.
Natal menurut tradisi Amerika:
Tukar menukar kado
Mengirim kartu ucapan kepada sanak-saudara dan teman-teman. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Lagu-lagu Natal, yang disebut carol, dinyanyikan dan didengarkan selama masa liburan. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Menghias rumah. Kebanyakan orang Amerika menghias pohon Natal, yaitu pohon cemara atau pohon buatan, di rumah-rumah mereka. Lampu-lampu dan lingkaran daun-daunan dari pohon empat musim, mistletoe dan ucapan Selamat Natal diletakkan di dalam dan di luar banyak rumah. Menjadi populer sejak tahun 1800-an.
Makan Malam Natal, seringkali dengan kalkun. Selain itu, banyak yang mengadakan pesta perjamuan persis sebelum dan sesudah Natal.
Santa Claus. Tokoh ini berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun.
Amal. Natal juga merupakan saat di mana orang Amerika menunjukkan kemurahan hati kepada orang-orang yang kurang beruntung. Uang dikirimkan ke rumah sakit dan panti asuhan atau dibuat dana khusus untuk membantu fakir miskin.
Xmas secara tradisi merupakan saat untuk menghentikan segala macam pertempuran dan pertikaian.
Daftar Isi :
- Pendahuluan
- Sejarah dan Perayaan Natal di Masa Lalu
- Perayaan Keagamaan
- Tukar Menukar Kado
- Malam Natal (Xmas Eve)
- Sejarah Natal
- Perayaan Natal
PENDAHULUAN
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam Bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kadang-kadang kata Christmas disingkat menjadi Xmas. Tradisi ini diawali oleh Gereja Kristen terdahulu. Dalam bahasa Yunani, X adalah kata pertama dalam nama Kristus (Yesus). Huruf ini sering digunakan sebagai simbol suci. Natal adalah hari raya umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tidak ada yang tahu tanggal berapa tepatnya hari lahir Kristus, namun kebanyakan orang Kristen memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Pada hari itu, banyak yang pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan keagamaan khusus. Selama masa Natal, mereka bertukar kado dan menghiasi rumah mereka dengan daun holly, mistletoe, dan pohon Natal.
SEJARAH DAN PERAYAAN NATAL DI MASA LALU
Kisah Natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada. Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi. Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula. Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.
PERAYAAN KEAGAMAAN
Bagi kebanyakan orang Kristen, masa Xmas mulai pada hari Minggu yang paling dekat dengan tanggal 30 November. Hari ini adalah hari raya Santo Andreas, salah satu dari keduabelas rasul Kristus. Hari Minggu tersebut disebut hari pertama masa Adven, yaitu masa 4 minggu saat umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal. Kata adven berarti datang, dan mengacu pada kedatangan Yesus pada hari Natal. Untuk merayakan masa Adven, empat buah lilin, masing-masing melambangkan hari Minggu dalam masa Adven, diletakkan dalam suatu lingkaran daun-daunan. Pada hari Minggu pertama, keluarga menyalakan satu lilin dan bersatu dalam doa. Mereka mengulangi kegiatan ini setiap hari Minggu dalam masa Adven, dengan menambahkan satu lilin lagi setiap kalinya. Sebuah lilin merah besar yang melambangkan Yesus, ditambahkan pada lingkaran daun-daunan itu pada Hari Natal. Untuk kebanyakan umat Kristiani, masa Adven memuncak pada Misa tengah malam atau peringatan keagamaan lain pada malam sebelum Natal (Malam Natal), tanggal 24 Desember. Gereja-gereja dihiasi dengan lilin, lampu, dan daun-daunan hijau dan bunga pointsettia. Kebanyakan gereja juga mengadakan perayaan pada hari Natal. Masa Natal berakhir pada hari Epifani, tanggal 6 Januari. Untuk gereja Kristen Barat, Epifani adalah datangnya para majus di hadirat bayi Yesus. Menurut umat Kristen Timur, hari tersebut adalah perayaan pembaptisan Kristus. Epifani jatuh 12 hari setelah hari Natal.
TUKAR MENUKAR KADO
Kebiasaan untuk tukar menukar kado pada sanak-saudara dan teman-teman pada hari khusus di musim dingin kemungkinan bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah-daerah tersebut, orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagai bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100, di banyak negara-negara Eropa, Santo Nikolas menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda, Santo Nikolas membawakan hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum perayaannya, tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan keagamaan menggantikan Santo Nikolas di berbagai negara tak lama setelah reformasi, dan tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar-menukar kado. Kini di Amerika Serikat, Santa Claus membawakan hadiah untuk anak-anak.
MALAM NATAL 24 Desember , Hari libur keagamaan dan sekuler
Karena pada dasarnya malam Natal adalah hari raya keagamaan, hari tersebut tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Gereja-gereja mengadakan perayaan pada malam itu. Orang-orang memperhatikan gua Natal (replika dari kandang domba tempat Yesus lahir, dengan patung-patung Yesus, Maria, Yosef, gembala-gembala dan hewan-hewan) sambil menyanyikan lagu-lagu Natal. Orang-orang dewasa minum eggnog, semacam susu telur madu, yaitu campuran krim, susu, gula, telur kocok dan brandy (semacam minuman beralkohol) atau rum. Menurut kisahnya, pada malam Natal, Santa Claus menaiki kereta salju penuh hadiah, ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus lalu terbang menembus awan untuk mengantarkan hadiah-hadiah itu kepada anak-anak di seluruh dunia. Untuk mempersiapkan kunjungan Santa, anak-anak Amerika mendengarkan orangtuanya membacakan The Night Before Christmas (Malam Sebelum Natal) sebelum tidur pada Malam Natal. Puisi tersebut dikarang oleh Clement Moore di tahun 1832.
Dulu, anak-anak menggantungkan stoking atau kaus kaki besar di atas perapian. Santa turun dari cerobong asap dan meninggalkan permen dan hadiah-hadiah dalam kaus kaki itu untuk anak-anak. Kini, tradisi itu tetap diteruskan, namun kaus kakinya digantikan oleh tas kain merah berbentuk kaus kaki. Xmas juga secara tradisi merupakan saat untuk berhenti bertengkar. Hari Raya Natal (Pesta Natal) 25 Desember Hari ini merupakan hari libur keagamaan maupun sekuler. Umat Kristiani merayakan peringatan kelahiran Yesus dari Nazareth.
SEJARAH NATAL
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam Bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kisah Natal berasal dari Perjanjian Baru dari Alkitab. Seorang malaikat menampakkan diri pada para gembala dan memberitahu mereka bahwa Sang Juru Selamat telah lahir ke dalam keluarga Maria dan Yusuf di sebuah kandang domba di Betlehem. Tiga orang bijak dari Timur, yang disebut para majus, mengikuti bintang istimewa yang menuntun mereka kepada bayi Yesus, yang mereka sembah dan beri hadiah emas, kemenyan dan mur.
PERAYAAN NATAL
Karena sebetulnya Natal merupakan hari raya keagamaan, hari tersebut bukan merupakan hari libur resmi. Namun, karena kebanyakan orang Amerika Serikat adalah orang Kristen, hari itu adalah hari di saat kebanyakan bisnis tutup dan hari di mana paling banyak pekerja, termasuk karyawan pemerintah, diliburkan. Pulang ke rumah (termasuk pulang kampung) merupakan kebiasaan yang sangat dihormati. Selain dari tradisi yang sangat bersifat keagamaan, kebanyakan kebiasaan di saat Xmas juga dilakukan oleh orang-orang yang tidak relijius atau tidak memeluk agama Kristen. Biasanya, umat Kristiani merayakan Xmas menurut tradisi gereja mereka masing-masing.
Ada berbagai macam ibadah keagamaan di gereja yang dilakukan oleh keluarga-keluarga sebelum mereka keliling untuk mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman.
Natal menurut tradisi Amerika:
Tukar menukar kado
Mengirim kartu ucapan kepada sanak-saudara dan teman-teman. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Lagu-lagu Natal, yang disebut carol, dinyanyikan dan didengarkan selama masa liburan. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Menghias rumah. Kebanyakan orang Amerika menghias pohon Natal, yaitu pohon cemara atau pohon buatan, di rumah-rumah mereka. Lampu-lampu dan lingkaran daun-daunan dari pohon empat musim, mistletoe dan ucapan Selamat Natal diletakkan di dalam dan di luar banyak rumah. Menjadi populer sejak tahun 1800-an.
Makan Malam Natal, seringkali dengan kalkun. Selain itu, banyak yang mengadakan pesta perjamuan persis sebelum dan sesudah Natal.
Santa Claus. Tokoh ini berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun.
Amal. Natal juga merupakan saat di mana orang Amerika menunjukkan kemurahan hati kepada orang-orang yang kurang beruntung. Uang dikirimkan ke rumah sakit dan panti asuhan atau dibuat dana khusus untuk membantu fakir miskin.
Xmas secara tradisi merupakan saat untuk menghentikan segala macam pertempuran dan pertikaian.
Sejarah Budaya Natal
Sejarah budaya Natal
Kisah Natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada.
Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi.
Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula.
Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kadang-kadang kata Christmas disingkat menjadi Xmas. Tradisi ini diawali oleh Gereja Kristen terdahulu. Dalam bahasa Yunani, X adalah kata pertama dalam nama Kristus (Christos). Huruf ini sering digunakan sebagai simbol suci. Natal adalah hari raya umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tidak ada yang tahu tanggal berapa tepatnya hari lahir Kristus, namun kebanyakan orang Kristen memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Pada hari itu, banyak yang pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan keagamaan khusus. Selama masa Natal, mereka bertukar kado dan menghiasi rumah mereka dengan daun holly, mistletoe, dan pohon Natal. Perayaan Natal pada setiap negara dirayakan dengan kemeriahan yang berbeda
Perayaan keagamaan
Bagi kebanyakan orang Kristen, masa Natal mulai pada hari Minggu yang paling dekat dengan tanggal 30 November. Hari ini adalah hari raya Santo Andreas, salah satu dari keduabelas rasul Kristus. Hari Minggu tersebut disebut hari pertama masa Adven, yaitu masa 4 minggu saat umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal.
Kata adven berarti datang, dan mengacu pada kedatangan Yesus pada hari Natal. Untuk merayakan masa Adven, empat buah lilin, masing-masing melambangkan hari Minggu dalam masa Adven, diletakkan dalam suatu lingkaran daun-daunan. Pada hari Minggu pertama, keluarga menyalakan satu lilin dan bersatu dalam doa. Mereka mengulangi kegiatan ini setiap hari Minggu dalam masa Adven, dengan menambahkan satu lilin lagi setiap kalinya. Sebuah lilin merah besar yang melambangkan Yesus, ditambahkan pada lingkaran daun-daunan itu pada Hari Natal.
Untuk kebanyakan umat Kristiani, masa Adven memuncak pada Misa tengah malam atau peringatan keagamaan lain pada malam sebelum Natal (Malam Natal), tanggal 24 Desember. Gereja-gereja dihiasi dengan lilin, lampu, dan daun-daunan hijau dan bunga pointsettia. Masa Natal berakhir pada hari Epifani, tanggal 6 Januari. Untuk gereja Kristen Barat, Epifani adalah datangnya para majus di hadirat bayi Yesus. Menurut umat Kristen Timur, hari tersebut adalah perayaan pembaptisan Kristus. Epifani jatuh 12 hari setelah hari Natal.
Tukar kado
Kebiasaan untuk tukar menukar kado pada sanak-saudara dan teman-teman pada hari khusus di musim dingin kemungkinan bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah-daerah tersebut, orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagai bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100, di banyak negara-negara Eropa, Santo Nikolas menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda, Santo Nikolas membawakan hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum perayaannya, tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan keagamaan menggantikan Santo Nikolas di berbagai negara tak lama setelah reformasi, dan tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar-menukar kado. Kini di Amerika Serikat, Santa Claus membawakan hadiah untuk anak-anak.
Malam Natal
Karena pada dasarnya malam Natal adalah hari raya keagamaan, hari tersebut tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Gereja-gereja mengadakan perayaan pada malam itu. Orang-orang memperhatikan gua Natal (replika dari kandang domba tempat Yesus lahir, dengan patung-patung Yesus, Maria, Yosef, gembala-gembala dan hewan-hewan) sambil menyanyikan lagu-lagu Natal.
Orang-orang dewasa minum eggnog, semacam susu telur madu, yaitu campuran krim, susu, gula, telur kocok dan brandy (semacam minuman beralkohol) atau rum. Menurut kisahnya, pada malam Natal, Santa Claus menaiki kereta salju penuh hadiah, ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus lalu terbang menembus awan untuk mengantarkan hadiah-hadiah itu kepada anak-anak di seluruh dunia. Untuk mempersiapkan kunjungan Santa, anak-anak Amerika mendengarkan orangtuanya membacakan The Night Before Christmas (Malam Sebelum Natal) sebelum tidur pada Malam Natal. Puisi tersebut dikarang oleh Clement Moore di tahun 1832.
Dulu, anak-anak menggantungkan stoking atau kaus kaki besar di atas perapian. Santa turun dari cerobong asap dan meninggalkan permen dan hadiah-hadiah dalam kaus kaki itu untuk anak-anak. Kini, tradisi itu tetap diteruskan, namun kaus kakinya digantikan oleh tas kain merah berbentuk kaus kaki. Natal juga secara tradisi merupakan saat untuk berhenti bertengkar. Hari Raya Natal (Pesta Natal) 25 Desember Hari ini merupakan hari libur keagamaan maupun sekuler. Umat Kristiani merayakan peringatan kelahiran Yesus dari Nazaret.
Perayaan Natal
Karena sebetulnya Natal merupakan hari raya keagamaan, awalnya hari tersebut bukan merupakan hari libur resmi. Namun, karena kebanyakan orang Amerika Serikat adalah orang Kristen, hari itu adalah hari di saat kebanyakan bisnis tutup dan hari di mana paling banyak pekerja, termasuk karyawan pemerintah, diliburkan. Pulang ke rumah (termasuk pulang kampung) merupakan kebiasaan yang sangat dihormati. Selain dari tradisi yang sangat bersifat keagamaan, kebanyakan kebiasaan di saat Natal juga dilakukan oleh orang-orang yang tidak religius atau tidak memeluk agama Kristen. Biasanya, umat Kristiani merayakan Natal menurut tradisi gereja mereka masing-masing.
Ada berbagai macam ibadah keagamaan di gereja yang dilakukan oleh keluarga-keluarga sebelum mereka keliling untuk mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman.
Natal menurut tradisi Amerika
Tukar menukar kado, mengirim kartu ucapan
Aktivitas ini menjadi populer sejak tahun 1800-an. Lagu-lagu Natal, yang disebut carol, dinyanyikan dan diperdengarkan selama masa liburan. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Menghias rumah. Kebanyakan orang Amerika menghias pohon Natal, yaitu pohon cemara atau pohon buatan, di rumah-rumah mereka. Lampu-lampu dan lingkaran daun-daunan dari pohon empat musim, mistletoe dan ucapan Selamat Natal diletakkan di dalam dan di luar banyak rumah. Menjadi populer sejak tahun 1800-an.
Makan Malam Natal
Seringkali dengan kalkun. Selain itu, banyak yang mengadakan pesta perjamuan persis sebelum dan sesudah Natal.
Santa Claus
Santa Claus berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun.
Amal
Natal juga merupakan saat di mana orang Amerika menunjukkan kemurahan hati kepada orang-orang yang kurang beruntung. Uang dikirimkan ke rumah sakit dan panti asuhan atau dibuat dana khusus untuk membantu fakir miskin.Xmas secara tradisi merupakan saat untuk menghentikan segala macam pertempuran dan pertikaian.
Kisah Natal berasal dari Injil Santo Lukas dan Santo Matius dalam Perjanjian Baru. Menurut Lukas, seorang malaikat memunculkan diri kepada para gembala di luar kota Betlehem dan mengabari mereka tentang lahirnya Yesus. Matius juga menceritakan bagaimana orang-orang bijak, yang disebut para majus, mengikuti bintang terang yang menunjukkan kepada mereka di mana Yesus berada.
Catatan pertama peringatan hari Natal adalah tahun 336 Sesudah Masehi pada kalender Romawi kuno, yaitu pada tanggal 25 Desember. Perayaan ini kemungkinan besar dipengaruhi oleh perayaan orang kafir (bukan Kristen) pada saat itu. Sebagai bagian dari perayaan tersebut, masyarakat menyiapkan makanan khusus, menghiasi rumah mereka dengan daun-daunan hijau, menyanyi bersama dan tukar-menukar hadiah. Kebiasaan-kebiasaan itu lama-kelamaan menjadi bagian dari perayaan Natal. Pada akhir tahun 300-an Masehi agama Kristen menjadi agama resmi Kekaisaran Romawi.
Di tahun 1100 Natal telah menjadi perayaan keagamaan terpenting di Eropa, di banyak negara-negara di Eropa dengan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Hari Natal semakin tenar hingga masa Reformasi, suatu gerakan keagamaan di tahun 1500-an . Gerakan ini melahirkan agama Protestan. Pada masa Reformasi, banyak orang Kristen yang mulai menyebut Hari Natal sebagai hari raya kafir karena mengikutsertakan kebiasaan tanpa dasar keagamaan yang sah. Pada tahun 1600-an, karena adanya perasaan tidak enak itu, Natal dilarang di Inggris dan banyak koloni Inggris di Amerika. Namun, masyarakat tetap meneruskan kebiasaan tukar-menukar kado dan tak lama kemudian kembali kepada kebiasaan semula.
Pada tahun 1800-an, ada dua kebiasaan baru yang dilakukan pada hari Natal, yaitu menghias pohon Natal dan mengirimkan kartu kepada sanak saudara dan teman-teman. Di Amerika Serikat, Santa Claus (Sinterklas) menggantikan Santo Nikolas sebagai lambang usaha untuk saling memberi. Sejak tahun 1900-an, perayaan Natal menjadi semakin penting untuk berbagai bisnis.
Kata Christmas (Hari Natal) berasal dari kata Cristes maesse, frase dalam bahasa Inggris yang berarti Mass of Christ (Misa Kristus). Kadang-kadang kata Christmas disingkat menjadi Xmas. Tradisi ini diawali oleh Gereja Kristen terdahulu. Dalam bahasa Yunani, X adalah kata pertama dalam nama Kristus (Christos). Huruf ini sering digunakan sebagai simbol suci. Natal adalah hari raya umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tidak ada yang tahu tanggal berapa tepatnya hari lahir Kristus, namun kebanyakan orang Kristen memperingati Hari Natal pada tanggal 25 Desember. Pada hari itu, banyak yang pergi ke gereja untuk mengikuti perayaan keagamaan khusus. Selama masa Natal, mereka bertukar kado dan menghiasi rumah mereka dengan daun holly, mistletoe, dan pohon Natal. Perayaan Natal pada setiap negara dirayakan dengan kemeriahan yang berbeda
Perayaan keagamaan
Bagi kebanyakan orang Kristen, masa Natal mulai pada hari Minggu yang paling dekat dengan tanggal 30 November. Hari ini adalah hari raya Santo Andreas, salah satu dari keduabelas rasul Kristus. Hari Minggu tersebut disebut hari pertama masa Adven, yaitu masa 4 minggu saat umat Kristiani mempersiapkan perayaan Natal.
Kata adven berarti datang, dan mengacu pada kedatangan Yesus pada hari Natal. Untuk merayakan masa Adven, empat buah lilin, masing-masing melambangkan hari Minggu dalam masa Adven, diletakkan dalam suatu lingkaran daun-daunan. Pada hari Minggu pertama, keluarga menyalakan satu lilin dan bersatu dalam doa. Mereka mengulangi kegiatan ini setiap hari Minggu dalam masa Adven, dengan menambahkan satu lilin lagi setiap kalinya. Sebuah lilin merah besar yang melambangkan Yesus, ditambahkan pada lingkaran daun-daunan itu pada Hari Natal.
Untuk kebanyakan umat Kristiani, masa Adven memuncak pada Misa tengah malam atau peringatan keagamaan lain pada malam sebelum Natal (Malam Natal), tanggal 24 Desember. Gereja-gereja dihiasi dengan lilin, lampu, dan daun-daunan hijau dan bunga pointsettia. Masa Natal berakhir pada hari Epifani, tanggal 6 Januari. Untuk gereja Kristen Barat, Epifani adalah datangnya para majus di hadirat bayi Yesus. Menurut umat Kristen Timur, hari tersebut adalah perayaan pembaptisan Kristus. Epifani jatuh 12 hari setelah hari Natal.
Tukar kado
Kebiasaan untuk tukar menukar kado pada sanak-saudara dan teman-teman pada hari khusus di musim dingin kemungkinan bermula di Romawi Kuno dan Eropa Utara. Di daerah-daerah tersebut, orang-orang memberikan hadiah pada satu sama lain sebagai bagian dari perayaan akhir tahun. Pada tahun 1100, di banyak negara-negara Eropa, Santo Nikolas menjadi lambang usaha saling memberi. Menurut legenda, Santo Nikolas membawakan hadiah-hadiah untuk anak-anak pada malam sebelum perayaannya, tanggal 6 Desember. Tokoh-tokoh yang bukan keagamaan menggantikan Santo Nikolas di berbagai negara tak lama setelah reformasi, dan tanggal 25 Desember menjadi hari untuk tukar-menukar kado. Kini di Amerika Serikat, Santa Claus membawakan hadiah untuk anak-anak.
Malam Natal
Karena pada dasarnya malam Natal adalah hari raya keagamaan, hari tersebut tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Gereja-gereja mengadakan perayaan pada malam itu. Orang-orang memperhatikan gua Natal (replika dari kandang domba tempat Yesus lahir, dengan patung-patung Yesus, Maria, Yosef, gembala-gembala dan hewan-hewan) sambil menyanyikan lagu-lagu Natal.
Orang-orang dewasa minum eggnog, semacam susu telur madu, yaitu campuran krim, susu, gula, telur kocok dan brandy (semacam minuman beralkohol) atau rum. Menurut kisahnya, pada malam Natal, Santa Claus menaiki kereta salju penuh hadiah, ditarik oleh delapan ekor rusa kutub. Santa Claus lalu terbang menembus awan untuk mengantarkan hadiah-hadiah itu kepada anak-anak di seluruh dunia. Untuk mempersiapkan kunjungan Santa, anak-anak Amerika mendengarkan orangtuanya membacakan The Night Before Christmas (Malam Sebelum Natal) sebelum tidur pada Malam Natal. Puisi tersebut dikarang oleh Clement Moore di tahun 1832.
Dulu, anak-anak menggantungkan stoking atau kaus kaki besar di atas perapian. Santa turun dari cerobong asap dan meninggalkan permen dan hadiah-hadiah dalam kaus kaki itu untuk anak-anak. Kini, tradisi itu tetap diteruskan, namun kaus kakinya digantikan oleh tas kain merah berbentuk kaus kaki. Natal juga secara tradisi merupakan saat untuk berhenti bertengkar. Hari Raya Natal (Pesta Natal) 25 Desember Hari ini merupakan hari libur keagamaan maupun sekuler. Umat Kristiani merayakan peringatan kelahiran Yesus dari Nazaret.
Perayaan Natal
Karena sebetulnya Natal merupakan hari raya keagamaan, awalnya hari tersebut bukan merupakan hari libur resmi. Namun, karena kebanyakan orang Amerika Serikat adalah orang Kristen, hari itu adalah hari di saat kebanyakan bisnis tutup dan hari di mana paling banyak pekerja, termasuk karyawan pemerintah, diliburkan. Pulang ke rumah (termasuk pulang kampung) merupakan kebiasaan yang sangat dihormati. Selain dari tradisi yang sangat bersifat keagamaan, kebanyakan kebiasaan di saat Natal juga dilakukan oleh orang-orang yang tidak religius atau tidak memeluk agama Kristen. Biasanya, umat Kristiani merayakan Natal menurut tradisi gereja mereka masing-masing.
Ada berbagai macam ibadah keagamaan di gereja yang dilakukan oleh keluarga-keluarga sebelum mereka keliling untuk mengunjungi sanak-saudara dan teman-teman.
Natal menurut tradisi Amerika
Tukar menukar kado, mengirim kartu ucapan
Aktivitas ini menjadi populer sejak tahun 1800-an. Lagu-lagu Natal, yang disebut carol, dinyanyikan dan diperdengarkan selama masa liburan. Menjadi populer sejak tahun 1800-an. Menghias rumah. Kebanyakan orang Amerika menghias pohon Natal, yaitu pohon cemara atau pohon buatan, di rumah-rumah mereka. Lampu-lampu dan lingkaran daun-daunan dari pohon empat musim, mistletoe dan ucapan Selamat Natal diletakkan di dalam dan di luar banyak rumah. Menjadi populer sejak tahun 1800-an.
Makan Malam Natal
Seringkali dengan kalkun. Selain itu, banyak yang mengadakan pesta perjamuan persis sebelum dan sesudah Natal.
Santa Claus
Santa Claus berasal dari kisah lama tentang seorang Santo Kristiani bernama Nikolas dan dari dewa Norwegia yang bernama Odin. Para imigran membawa Bapa Natal atau Santo Nikolas ke Amerika Serikat. Namanya lambat laun berubah menjadi Santa Claus, dari nama Belanda untuk Bapa Natal abad ke-empat, Sinter Claas. Sekalipun asalnya dari mitologi Norwegia sebelum ajaran Kristen, Santa Claus baru menjadi tokoh yang kita kenal sekarang di Amerika Serikat. Orang Amerika memberikannya janggut berwarna putih, mendandaninya dengan baju merah dan menjadikannya seorang tua yang riang dengan pipi yang merah dan sinar di matanya. Santa Claus adalah tokoh mitos yang dikatakan tinggal di Kutub Utara, di mana beliau membuat mainan sepanjang tahun.
Amal
Natal juga merupakan saat di mana orang Amerika menunjukkan kemurahan hati kepada orang-orang yang kurang beruntung. Uang dikirimkan ke rumah sakit dan panti asuhan atau dibuat dana khusus untuk membantu fakir miskin.Xmas secara tradisi merupakan saat untuk menghentikan segala macam pertempuran dan pertikaian.
santa claus
Santa Claus
Mengamati perayaan Natal 2003 dalam acara di TV, hotel dan mall, kita dapat melihat ada ciri khas yang menonjol dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang kita melihat banyak ditonjolkan figur Santa Claus, baik dalam pakaian lengkap maupun hanya menggunakan topi merah berjambul. Baik presenter, paduan suara, penyanyi & penari, maupun kelompok kuis TV banyak yang menggunakan simbol Santa Claus tersebut. Siapakah Santa Claus itu?
Santa Claus berasal dari seorang bernama Nicholas yang sejarahnya tidak jelas. Menurut tradisi, ia dilahirkan di kota Lycia pelabuhan kuno di Patara (Asia Kecil), dan kala muda berkelana ke Palestina dan Mesir, dan sekembalinya ke Myra menjadi uskup Lycia (abad-4). Ia dipenjarakan ketika raja Diokletus menganiaya umat Kristen dan dilepaskan ketika raja Konstantin berkuasa, ia hadir di Konsili Nicea (325) dan meninggal dan dikubur di Myra. Pada abad-6 peninggalannya dikeramatkan dan tahun 1087 para pelaut/pedagang Italia mencurinya dan membawanya ke Bari, Itali. Kemudian relikwinya dikeramatkan di basilika San Nicola di Bari pada abad-11.
Mengapa Nicholas kemudian terkenal dan melegenda? Nicholas menggambarkan uskup yang ramah yang suka menolong anak dan orang miskin. Keramahannya kemudian dibumbui dengan mujizat-mujizat dan legenda sekitar bagaimana ia menolong banyak orang terutama anak-anak. Sebenarnya legenda Santo Nicholas itu bercampur baur dengan legenda ´pemberi hadiah´ kafir sebelumnya, seperti Befana di Roma, Berchta & Knecht Ruprecht di Jerman, dan Odin di Norwegia yang memiliki kekuatan sihir yang menghukum anak-anak nakal & menghadiahi anak-anak yang baik, dan biasa menaiki kereta terbang yang ditarik rusa kutub.
Legenda ini kemudian menyebar ke seluruh Eropah, tetapi sejak Reformasi legenda kultus Nicholas tidak lagi dirayakan di gereja-gereja protestan, dan di gereja Jerman diganti ´bayi Yesus´ (Christkindl) ´sang pemberi hadiah´ yang dikenang pada hari kelahiran-Nya tanggal 25 Desember. Sebaliknya, di Belanda berkembang Sinterklaas yang menggambarkan orang tua berjanggut putih panjang berpakaian uskup menaiki kuda yang bisa terbang ke atap rumah dibantu budaknya Swarte Piet. Sinterklaas datang pada tanggal 5 Desember malam ke rumah-rumah untuk memberi hadiah bagi anak-anak yang baik melalui cerobong asap.
Legenda Nicholas/Sinterklaas ini kemudian dibawa pada abad-17 ke koloni baru di New Amsterdam (sekarang New York) di benua Amerika dan kemudian dikenal sebagai Santa Claus yang berupa orang gemuk berjanggut putih memakai mantel dan kerpus berwarna merah yang menaiki kereta ditarik 8 rusa kutub yang bisa terbang. Nicholas dijuluki Santo (orang suci) dan gambarannya kemudian berbaur dengan gambaran Christkindl dan dijuluki Kriss Kringle. Legenda Santa Claus ini mencapai bentuknya pada abad-19 yang kemudian dirayakan dengan pemberian hadiah di malam Natal (24 malam). Legenda Santo Nicholas ini di dirayakan sebagai ´Pere Noel´ di Perancis, ´Julenisse´ di Skandinavia, dan ´Father Christmas´ di Inggeris. Figur rusa ke-9 bernama Rudolph memiliki hidung merah mengkilat diperkenalkan pada tahun 1939.
Sekalipun Santa Klaus dianggap sebagai lambang semangat memberi hadiah khususnya untuk anak-anak, namun karena sifat pencampurannya dengan cerita-cerita magis kafir, misalnya kehadiran Santa Klaus yang penuh mujizat & naik kereta ditarik rusa terbang, dan peri bertongkat sihir dalam perayaan ´Magic Christmas´, banyak juga yang mempersoalkannya sebagai tidak sesuai dengan semangat Natal dan mempromosikan ketamakan dan komersialisasi yang telah dimanipulasikan oleh para pengusaha mainan anak-anak, makanan & minuman, dan hiburan. Gambaran ´Sinterklaas´ yang juga populer di Indonesia juga bukan contoh baik bagi anak-anak karena dinilai banyak orang sebagai rasist, Orang tua kulit putih yang pengasih dan budak kulit hitam yang kejam yang suka mencambuki anak-anak nakal. Karena sejarah kehidupan Nicholas tidak jelas, Paus Paulus VI menanggalkan perayaan Santo Nicholas dari kalender resmi gereja Roma Katolik pada tahun 1969.
Mengenang maraknya perayaan Natal di akhir tahun 2003 yang lebih menonjolkan figur Santa Klaus daripada figur Tuhan Yesus, sudah tiba saatnya umat Kristen sadar dan menempatkan dirinya lebih berpusat Injil dan berhati Tuhan Yesus, dan tidak makin jauh terpengaruh komersialisasi yang sudah begitu jauh dimanfaatkan oleh toko-toko mainan, makanan & minuman, dan bisnis hiburan itu.
Mengamati perayaan Natal 2003 dalam acara di TV, hotel dan mall, kita dapat melihat ada ciri khas yang menonjol dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang kita melihat banyak ditonjolkan figur Santa Claus, baik dalam pakaian lengkap maupun hanya menggunakan topi merah berjambul. Baik presenter, paduan suara, penyanyi & penari, maupun kelompok kuis TV banyak yang menggunakan simbol Santa Claus tersebut. Siapakah Santa Claus itu?
Santa Claus berasal dari seorang bernama Nicholas yang sejarahnya tidak jelas. Menurut tradisi, ia dilahirkan di kota Lycia pelabuhan kuno di Patara (Asia Kecil), dan kala muda berkelana ke Palestina dan Mesir, dan sekembalinya ke Myra menjadi uskup Lycia (abad-4). Ia dipenjarakan ketika raja Diokletus menganiaya umat Kristen dan dilepaskan ketika raja Konstantin berkuasa, ia hadir di Konsili Nicea (325) dan meninggal dan dikubur di Myra. Pada abad-6 peninggalannya dikeramatkan dan tahun 1087 para pelaut/pedagang Italia mencurinya dan membawanya ke Bari, Itali. Kemudian relikwinya dikeramatkan di basilika San Nicola di Bari pada abad-11.
Mengapa Nicholas kemudian terkenal dan melegenda? Nicholas menggambarkan uskup yang ramah yang suka menolong anak dan orang miskin. Keramahannya kemudian dibumbui dengan mujizat-mujizat dan legenda sekitar bagaimana ia menolong banyak orang terutama anak-anak. Sebenarnya legenda Santo Nicholas itu bercampur baur dengan legenda ´pemberi hadiah´ kafir sebelumnya, seperti Befana di Roma, Berchta & Knecht Ruprecht di Jerman, dan Odin di Norwegia yang memiliki kekuatan sihir yang menghukum anak-anak nakal & menghadiahi anak-anak yang baik, dan biasa menaiki kereta terbang yang ditarik rusa kutub.
Legenda ini kemudian menyebar ke seluruh Eropah, tetapi sejak Reformasi legenda kultus Nicholas tidak lagi dirayakan di gereja-gereja protestan, dan di gereja Jerman diganti ´bayi Yesus´ (Christkindl) ´sang pemberi hadiah´ yang dikenang pada hari kelahiran-Nya tanggal 25 Desember. Sebaliknya, di Belanda berkembang Sinterklaas yang menggambarkan orang tua berjanggut putih panjang berpakaian uskup menaiki kuda yang bisa terbang ke atap rumah dibantu budaknya Swarte Piet. Sinterklaas datang pada tanggal 5 Desember malam ke rumah-rumah untuk memberi hadiah bagi anak-anak yang baik melalui cerobong asap.
Legenda Nicholas/Sinterklaas ini kemudian dibawa pada abad-17 ke koloni baru di New Amsterdam (sekarang New York) di benua Amerika dan kemudian dikenal sebagai Santa Claus yang berupa orang gemuk berjanggut putih memakai mantel dan kerpus berwarna merah yang menaiki kereta ditarik 8 rusa kutub yang bisa terbang. Nicholas dijuluki Santo (orang suci) dan gambarannya kemudian berbaur dengan gambaran Christkindl dan dijuluki Kriss Kringle. Legenda Santa Claus ini mencapai bentuknya pada abad-19 yang kemudian dirayakan dengan pemberian hadiah di malam Natal (24 malam). Legenda Santo Nicholas ini di dirayakan sebagai ´Pere Noel´ di Perancis, ´Julenisse´ di Skandinavia, dan ´Father Christmas´ di Inggeris. Figur rusa ke-9 bernama Rudolph memiliki hidung merah mengkilat diperkenalkan pada tahun 1939.
Sekalipun Santa Klaus dianggap sebagai lambang semangat memberi hadiah khususnya untuk anak-anak, namun karena sifat pencampurannya dengan cerita-cerita magis kafir, misalnya kehadiran Santa Klaus yang penuh mujizat & naik kereta ditarik rusa terbang, dan peri bertongkat sihir dalam perayaan ´Magic Christmas´, banyak juga yang mempersoalkannya sebagai tidak sesuai dengan semangat Natal dan mempromosikan ketamakan dan komersialisasi yang telah dimanipulasikan oleh para pengusaha mainan anak-anak, makanan & minuman, dan hiburan. Gambaran ´Sinterklaas´ yang juga populer di Indonesia juga bukan contoh baik bagi anak-anak karena dinilai banyak orang sebagai rasist, Orang tua kulit putih yang pengasih dan budak kulit hitam yang kejam yang suka mencambuki anak-anak nakal. Karena sejarah kehidupan Nicholas tidak jelas, Paus Paulus VI menanggalkan perayaan Santo Nicholas dari kalender resmi gereja Roma Katolik pada tahun 1969.
Mengenang maraknya perayaan Natal di akhir tahun 2003 yang lebih menonjolkan figur Santa Klaus daripada figur Tuhan Yesus, sudah tiba saatnya umat Kristen sadar dan menempatkan dirinya lebih berpusat Injil dan berhati Tuhan Yesus, dan tidak makin jauh terpengaruh komersialisasi yang sudah begitu jauh dimanfaatkan oleh toko-toko mainan, makanan & minuman, dan bisnis hiburan itu.
AIDS IN AFRIKA
AIDS IN AFRIKA
President Bush is in Africa promising to give money to fight the scourge of AIDS, where millions have died of it and millions more will die. Did our loving heavenly Father in His infinite foreknowledge and wisdom see this plague arising? Did He provide for it in advance?
* Yes! He invented something called "love" (agape), to be exercised and enjoyed in holy marriage. He gave a gift called "the Holy Spirit," who is more than powerful enough to enable human beings to "say 'No' to ungodliness and worldly passions, and to live self-controlled, upright, and godly lives in this present age" (Titus 2:11, NIV). AIDS flourishes where there's no love and sexual promiscuity is rife. The agony that comes from indulgence of sexual laxity is horrendous.
* Sexual immorality, whether before or after marriage, is totally inconsistent with the proclamation of the pure gospel of the true Christ. But the enemy of all righteousness has invented a counterfeit gospel that has deceived multitudes. They assume that it's virtually impossible to "say 'No'" to those sexual temptations. "Everybody does it!" is the cry, and Jesus Christ is viewed as an indulgent rescuer who overlooks fornication and adultery and promises a pie-in-the-sky salvation after you die. Just keep on confessing to the priest, try to be "good," but if you find it difficult, well, "everybody does it." And millions doom themselves to early, horrible death.
* They need a church in their midst that dares to proclaim the gospel of the true Christ, whom God "sent in the likeness of [our] sinful flesh, and for sin, condemned sin in [our fallen, sinful] flesh, that the righteousness of the law might be fulfilled in us, who walk not after the flesh, but after the [Holy] Spirit" (Rom. 8:3, 4). That true Christ is described in Hebrews 2: "Forasmuch as the children are partakers of flesh and blood, He also Himself likewise took part of the same. . . . In all things it behoved Him to be made LIKE unto His brethren. . . . In that He Himself hath suffered being tempted, He is able to succour them that are tempted," that is, to save them FROM sin, not in going on IN sin (2:14-18).
* God has promised that in these last days He will give repentance, sending "another angel . . . having great power; and the earth [including subsaharan Africa will be] lightened with his glory, and he [will cry] mightily with a loud voice, saying Babylon the great is fallen" (Rev. 18:1-4). O Lord, haste the day! There is more "power of God unto salvation" in the true gospel than in all of President Bush's billions of dollars. (Bless him, he also is pleading for abstinence!)
President Bush is in Africa promising to give money to fight the scourge of AIDS, where millions have died of it and millions more will die. Did our loving heavenly Father in His infinite foreknowledge and wisdom see this plague arising? Did He provide for it in advance?
* Yes! He invented something called "love" (agape), to be exercised and enjoyed in holy marriage. He gave a gift called "the Holy Spirit," who is more than powerful enough to enable human beings to "say 'No' to ungodliness and worldly passions, and to live self-controlled, upright, and godly lives in this present age" (Titus 2:11, NIV). AIDS flourishes where there's no love and sexual promiscuity is rife. The agony that comes from indulgence of sexual laxity is horrendous.
* Sexual immorality, whether before or after marriage, is totally inconsistent with the proclamation of the pure gospel of the true Christ. But the enemy of all righteousness has invented a counterfeit gospel that has deceived multitudes. They assume that it's virtually impossible to "say 'No'" to those sexual temptations. "Everybody does it!" is the cry, and Jesus Christ is viewed as an indulgent rescuer who overlooks fornication and adultery and promises a pie-in-the-sky salvation after you die. Just keep on confessing to the priest, try to be "good," but if you find it difficult, well, "everybody does it." And millions doom themselves to early, horrible death.
* They need a church in their midst that dares to proclaim the gospel of the true Christ, whom God "sent in the likeness of [our] sinful flesh, and for sin, condemned sin in [our fallen, sinful] flesh, that the righteousness of the law might be fulfilled in us, who walk not after the flesh, but after the [Holy] Spirit" (Rom. 8:3, 4). That true Christ is described in Hebrews 2: "Forasmuch as the children are partakers of flesh and blood, He also Himself likewise took part of the same. . . . In all things it behoved Him to be made LIKE unto His brethren. . . . In that He Himself hath suffered being tempted, He is able to succour them that are tempted," that is, to save them FROM sin, not in going on IN sin (2:14-18).
* God has promised that in these last days He will give repentance, sending "another angel . . . having great power; and the earth [including subsaharan Africa will be] lightened with his glory, and he [will cry] mightily with a loud voice, saying Babylon the great is fallen" (Rev. 18:1-4). O Lord, haste the day! There is more "power of God unto salvation" in the true gospel than in all of President Bush's billions of dollars. (Bless him, he also is pleading for abstinence!)
Aborsi
Aborsi
Apakah Anda menganjurkan pengguguran kandungan (aborsi) pada keempat kasus berikut ini?
Ada seorang pendeta dan isterinya yang sangat miskin. Mereka telah mempunyai 14 anak. Dan sekarang isterinya mengandung anak yang ke-15. Memperhatikan kemiskinan mereka dan semakin banyaknya penduduk dunia, apakah Anda menganjurkan aborsi?
Sang ayah sakit kelamin, sang ibu mengidap TBC. Mereka mempunyai empat anak. Yang pertama buta, yang kedua mati, yang ketiga tuli dan yang keempat juga terkena TBC. Dan ternyata ia hamil lagi. Mengingat kondisi yang sangat ekstrim ini apakah Anda menganjurkan aborsi?
Seorang pria kulit putih telah memperkosa seorang gadis berkulit hitam berumur 13 tahun dan ia hamil. Kalau Anda orangtuanya apakah Anda menganjurkan aborsi?
Seorang gadis belasan tahun hamil. Ia telah bertunangan. Tunangannya bukanlah ayah anak yang dikandungnya, dan sang tunangan itu merasa sangat terpukul. Apakah Anda menganjurkan aborsi?
Bila Anda menganjurkannya maka:
Pada kasus pertama Anda telah membunuh John Wesley, salah satu penginjil terkemuka pada abad ke-19.
Pada kasus kedua, Anda baru saja membunuh Beethoven.
Pada kasus ketiga Anda telah membunuh Ethel Waters, penyanyi rohani besar berkulit hitam.
Bila pada kasus keempat Anda mengatakan ya, maka Anda baru saja menyatakan pembunuhan terhadap Yesus Kristus!!
Apakah Anda menganjurkan pengguguran kandungan (aborsi) pada keempat kasus berikut ini?
Ada seorang pendeta dan isterinya yang sangat miskin. Mereka telah mempunyai 14 anak. Dan sekarang isterinya mengandung anak yang ke-15. Memperhatikan kemiskinan mereka dan semakin banyaknya penduduk dunia, apakah Anda menganjurkan aborsi?
Sang ayah sakit kelamin, sang ibu mengidap TBC. Mereka mempunyai empat anak. Yang pertama buta, yang kedua mati, yang ketiga tuli dan yang keempat juga terkena TBC. Dan ternyata ia hamil lagi. Mengingat kondisi yang sangat ekstrim ini apakah Anda menganjurkan aborsi?
Seorang pria kulit putih telah memperkosa seorang gadis berkulit hitam berumur 13 tahun dan ia hamil. Kalau Anda orangtuanya apakah Anda menganjurkan aborsi?
Seorang gadis belasan tahun hamil. Ia telah bertunangan. Tunangannya bukanlah ayah anak yang dikandungnya, dan sang tunangan itu merasa sangat terpukul. Apakah Anda menganjurkan aborsi?
Bila Anda menganjurkannya maka:
Pada kasus pertama Anda telah membunuh John Wesley, salah satu penginjil terkemuka pada abad ke-19.
Pada kasus kedua, Anda baru saja membunuh Beethoven.
Pada kasus ketiga Anda telah membunuh Ethel Waters, penyanyi rohani besar berkulit hitam.
Bila pada kasus keempat Anda mengatakan ya, maka Anda baru saja menyatakan pembunuhan terhadap Yesus Kristus!!
7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup (ilustrasi)
7 Hal yang Tidak Bisa Kita Ubah Dalam Hidup
Dalam kehidupan ini kita selalu ingin menjadi yang terbaik sehingga kita lupa batasan apa saja yang dapat kita tembus atau dengan kata lain sesuatu yang bagai mana sih yang dapat kita ubah dan apa saja yang tidak dapat kita ubah....
1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakan engkau wanita ataupun pria. Act like woman / man!!
2. Orang tua
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang (maaf...) pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won't respect you, is it terrible?
3. Hari kelahiran
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it's true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.
4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau
hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.
5. Masa lalu
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang, karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look to the future and see how good it is.
6. Kedudukan dalam keluarga
Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change it. Nikmati sajalah.
7. Suku bangsa / ras
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus
dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan diintimidasi? hmmm.....
Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.
Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu.
Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, urang tinggi, dll, dsb deh.
*"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan"**
Dalam kehidupan ini kita selalu ingin menjadi yang terbaik sehingga kita lupa batasan apa saja yang dapat kita tembus atau dengan kata lain sesuatu yang bagai mana sih yang dapat kita ubah dan apa saja yang tidak dapat kita ubah....
1. Jenis kelamin
Memang ada operasi untuk mengubah kelamin. Tapi tidak bisa mengubah roh (spirit) orang yang bersangkutan. Terimalah dirimu, apakan engkau wanita ataupun pria. Act like woman / man!!
2. Orang tua
Tidak ada yang bisa memilih dilahirkan oleh orang tua yang mana. So, you must respect your parents!! Apakah orang tuamu seorang (maaf...) pemabuk, penjudi, pelacur sekalipun, you must respect them!! Kalau tidak, itu akan terjadi dalam kehidupanmu nanti. Your kids won't respect you, is it terrible?
3. Hari kelahiran
Sudah ditetapkan oleh Tuhan, sebelum dunia dijadikan. Amazing ha? But it's true. Jangan menyesali, mengapa engkau harus lahir ke dunia tapi disia-siakan oleh orang yang kau kasihi. Tuhan punya tujuan untukmu.
4. Bentuk Fisik
Kalau engkau keriting, yah keriting aja. Kalau
hidungmu pesek, terima itu. Saya banyak melihat orang yang mengubah bentuk wajahnya, apakah itu memancungkan hidung, alis matanya dicukur habis, dll, jadi kelihatan aneh dan tidak natural.
5. Masa lalu
Ini juga sudah ditetapkan oleh Tuhan. Jangan melihat ke belakang, karena itu hanya membuat engkau "frozen" - can not do anything! Look to the future and see how good it is.
6. Kedudukan dalam keluarga
Apakah engkau anak bungsu, sulung, atau tengah, you can not change it. Nikmati sajalah.
7. Suku bangsa / ras
Menyesal jadi orang Indonesia yang terus menerus
dilanda kesulitan? Atau menyesal jadi orang Batak yang kalau menikah perlu upacara adat yang walahhhh mahal dan lama? Atau jadi orang Cina yang suka ditindas dan diintimidasi? hmmm.....
Nah, sekarang ubah cara berpikirmu. Tuhan sudah menetapkan engkau di bangsa ini untuk satu tujuan. So, do the best in your job, loyal, jangan korupsi, itu sudah menolong untuk memperbaiki bangsa kita ini.
Itulah 7 hal yang tidak bisa kita ubah. Kalaupun ada yang kita bisa ubah, misalnya: bentuk fisik, itu akan membawa kita ke dalam situasi yang tidak pernah puas. Selalu ingin ubah penampilan terus. Capek kan? Terimalah dirimu apa adanya, seperti Tuhan menerimamu.
Memang dunia melihat rupa, tapi Tuhan melihat hati. Apa yang kau lakukan setiap hari itu lebih penting dari penampilanmu. Bukan berarti kau bisa berpenampilan seenaknya, tidak!! Tapi engkau harus menerima apa yang sudah Tuhan berikan padamu. Kulitmu yang hitam (manis), hidungmu yang kurang mancung, rambut yang lurus, urang tinggi, dll, dsb deh.
*"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan Tuhan adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan"**
3 orang buta dan Gajah (ilustrasi)
3 Orang Buta & Gajah
Sebuah perumpamaan dimana seorang guru mengajar 3 murid yang buta.Masing masing disuruh untuk mengenal gajah.
Yang satu mengatakan gajah itu tipis dan lebar bagaikan kipas angin (alsananya dia memegang kuping gajah), yang kedua mengatakan salah itu pak guru, gajah itu panjang bagaikan ular (dia memegang ekor gajah),
yang ke tiga mengatakan mereka berdua salah yang benar saya .. gajah itu kuat danbesar serta tinggi sekali bagaikan pohonkelapa(dia memegang kaki gajah).
Maka sang guruh mulai memperkenalkan mereka bertiga apa itu gajah. Gajah bukan hanya kuping/ekor/kaki, tetapi ituhanya sebagian besar dari keseluruhan gajah...
apa jadinya bila mereka bertiga yang buta saling ngotot mengatakan sesuai dengan pendapat mereka? Begitupun dengan banyaknya sekte sekte di dunia ini.
Sebuah perumpamaan dimana seorang guru mengajar 3 murid yang buta.Masing masing disuruh untuk mengenal gajah.
Yang satu mengatakan gajah itu tipis dan lebar bagaikan kipas angin (alsananya dia memegang kuping gajah), yang kedua mengatakan salah itu pak guru, gajah itu panjang bagaikan ular (dia memegang ekor gajah),
yang ke tiga mengatakan mereka berdua salah yang benar saya .. gajah itu kuat danbesar serta tinggi sekali bagaikan pohonkelapa(dia memegang kaki gajah).
Maka sang guruh mulai memperkenalkan mereka bertiga apa itu gajah. Gajah bukan hanya kuping/ekor/kaki, tetapi ituhanya sebagian besar dari keseluruhan gajah...
apa jadinya bila mereka bertiga yang buta saling ngotot mengatakan sesuai dengan pendapat mereka? Begitupun dengan banyaknya sekte sekte di dunia ini.
Minggu, 06 Desember 2009
Kerendahan Hati
Pendahuluan:
- dalam bahasa Grika rendahati adalah "tapeino"
- dalam kamus Webster
1. not proud or haughty: not arrogant or assertive
2. reflecting, expressing or offered in a spirit of deference or submission
3. rangking low in some hirarchy or scale
Isi:
Kerendahan hati ciri kekeristenan sejati”
A. Kerendahan hati adalah cara hidup penebus.
1. saat Yesus memulaikan pelayananNya dia meminta Yohanes Pembabtis membabtiskan Dia. Matius 3:13 – 15
- Yohanes menyatakan tidak layak tetapi Yesus menyuruhnya.
2. Yesus menyembukan 10 orang berpeyakit kusta. Matius 8:4b
- ingatlah jangan engkau memberitahukan kepada siapapun”.
3. Ketika Yesus di cobai Dia tidak pernah menunjukan kuasaNya, tetapi dia hanyamenggunakan firman Allah untuk mengalakan setan. Matius 4:1- 11
4. Ketika Yesus ditangkap menjelang kematianNya Yesus tidak menunjukan perlawanan
- dia membisu bagaikan domba yang dibawah orang ketempat pembataian.” Yesaya 53:7
B. Penulis alkitab menekankan pentiangnya “Kerendahan Hati”
1. 1 Petrus 5:5b
- semua harus merendakan diri
- Allah menentang orang yang congkak
2. Lukas 14:11 “Sebab barang sipa meninggikan diri, ia akan di rendakan dan barang siapa merendakan diri ia akan tinggikan”
- merendakan diri dalam ayat ini berasal dari kata Grika (tapeino) dalam bahasa inggir disebut “humble” = rendaha hati.
- Ilustrasi Lukas 18:9-14 ceritrakan tentang doa orang Parisi dan Pemunggut cukai
- Doa orang yang rendahati yang berkenan
3. Yakobus 4:6 “Tetapi kasih karkuninia yang di anugrakanya kepada kita lebih besar dari itu. Karena ia katakan “Allah menentang orang-orang yang congkak tetapi mengsihani orang yang rendah hati”
C. Penerapan Kerendahan hati
• Ilustrasi: Presiden As dalam perjalan dengan kereta api. Dalam perjalanan itu karena hari liburan membuat kereta api penuh dengan penumpang. Dalam perjalanan yang melelakan itu Abraham Lingkolen bersama dengan cucunya duduk dengan nyaman. Sementara itu ada serang yang sudah tua
yang tidak mendapat temapat duduk berdiri didekat mereka. Melihat keadaan itu Abraham lingkoln menyurah cucunya utuk memberikan tempat kepada orang tua itu. Melaihat keadaan ini anak ini meresa bingung….? Dia berakata bukankaha saya ini cucu dari presiden saya harus mendapat tempat yang nymaan. Tetapi opanya tetepa memaksa dia untuk bergeser supaya orang tua itu beleh duduk.
- suatu pelajaran kerendahan hati yang sangat baik
- kerendahan hati mempunyai wujud nyata atau manifestasi dari adanya suatu Roh yang bekerja dalam diri seorang utnuk tidak bertindak melampui batas, berlaku sombong, adanya perasaan dengki, dendam, dan elemen-elemen yang lain yang adalah merupakan perangai yang buruk.
- Seperti yang kita lihat di sekelilling kita
- Pemaksaan kehendak
- Anarki
- Kekerasan
- demonstrasi
- Dan hal-hal yang lain yang mengarah pada pelecehan hak-hak dan martabat sesama manusia
* Ny White “Khotbah diatas bukit” p68
“… Selama mereka mempersalakan orang-orang lain sebagai pelanggar, mereka mempunya salah yang sama, karena mereka tengah menghargai kedengkian dan kebencian”
* Ny White “Khotbah diatas bukit” p69
“Roh membenci dan mendendam berasal dari setan, dan itulah yang membunuh Anak Allah. Barang siapa menyayangi kedengkia atau ketidak baikan adalah menyayangi Roh yang sama, dan buahnya adalah kematian”.
• 1 Yohanes 3: 15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya”.
1. Kerendahan hati berkaitan erat dengan “Lemah Lembut”
• Yesus mengatakan mereka yang lemah lembut berbahagia. Ing “Blessed are the meek”
• Matius 5:5 “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi”
2. Kerendahan hati juga sangat berkitan dengan “Kemurhan Hati”. Ing “Blessed are the mercifull”
• Yesus mengatakan mereka yang murah hati berbagia
• Matius 5:7 ”Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan”.
• E.G. White Khotbah di atas bukit p32 “Orang yang murah hati memperoleh sifat Ilahi, dan di dalam diri mereka nyata kasih sayang Allah. Semua orang yang hatinya sesuai denga kasih yang tak terbatas itu akan berupaya untuk mempmerbaiki dan bukan utuk memperbaiki dan bukan utuk mepersalakan”.
• Ilustrasi Estefanus Kis 6:8 – 15; 7:1-53,
• Kisah 7:60 read
• Walau hampir mati dia rela mengatakan Bapa ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat
Kesimpulan dan panggilan
• Kehidupan kristen yang sejati menuntut kehidupan yang berpolakan Kristus
• Roh kerendahan hati mengikat persekutan dalam keluarga, jemaat, dalam kehidupan bermasyarakat
• “Dengan menyisikan segala perbedaan dan segala keinginan untuk unggul, merek menjadi erat satu sama lain dalam persekutuan kristen”. The Act of the Apostle p37
- dalam bahasa Grika rendahati adalah "tapeino"
- dalam kamus Webster
1. not proud or haughty: not arrogant or assertive
2. reflecting, expressing or offered in a spirit of deference or submission
3. rangking low in some hirarchy or scale
Isi:
Kerendahan hati ciri kekeristenan sejati”
A. Kerendahan hati adalah cara hidup penebus.
1. saat Yesus memulaikan pelayananNya dia meminta Yohanes Pembabtis membabtiskan Dia. Matius 3:13 – 15
- Yohanes menyatakan tidak layak tetapi Yesus menyuruhnya.
2. Yesus menyembukan 10 orang berpeyakit kusta. Matius 8:4b
- ingatlah jangan engkau memberitahukan kepada siapapun”.
3. Ketika Yesus di cobai Dia tidak pernah menunjukan kuasaNya, tetapi dia hanyamenggunakan firman Allah untuk mengalakan setan. Matius 4:1- 11
4. Ketika Yesus ditangkap menjelang kematianNya Yesus tidak menunjukan perlawanan
- dia membisu bagaikan domba yang dibawah orang ketempat pembataian.” Yesaya 53:7
B. Penulis alkitab menekankan pentiangnya “Kerendahan Hati”
1. 1 Petrus 5:5b
- semua harus merendakan diri
- Allah menentang orang yang congkak
2. Lukas 14:11 “Sebab barang sipa meninggikan diri, ia akan di rendakan dan barang siapa merendakan diri ia akan tinggikan”
- merendakan diri dalam ayat ini berasal dari kata Grika (tapeino) dalam bahasa inggir disebut “humble” = rendaha hati.
- Ilustrasi Lukas 18:9-14 ceritrakan tentang doa orang Parisi dan Pemunggut cukai
- Doa orang yang rendahati yang berkenan
3. Yakobus 4:6 “Tetapi kasih karkuninia yang di anugrakanya kepada kita lebih besar dari itu. Karena ia katakan “Allah menentang orang-orang yang congkak tetapi mengsihani orang yang rendah hati”
C. Penerapan Kerendahan hati
• Ilustrasi: Presiden As dalam perjalan dengan kereta api. Dalam perjalanan itu karena hari liburan membuat kereta api penuh dengan penumpang. Dalam perjalanan yang melelakan itu Abraham Lingkolen bersama dengan cucunya duduk dengan nyaman. Sementara itu ada serang yang sudah tua
yang tidak mendapat temapat duduk berdiri didekat mereka. Melihat keadaan itu Abraham lingkoln menyurah cucunya utuk memberikan tempat kepada orang tua itu. Melaihat keadaan ini anak ini meresa bingung….? Dia berakata bukankaha saya ini cucu dari presiden saya harus mendapat tempat yang nymaan. Tetapi opanya tetepa memaksa dia untuk bergeser supaya orang tua itu beleh duduk.
- suatu pelajaran kerendahan hati yang sangat baik
- kerendahan hati mempunyai wujud nyata atau manifestasi dari adanya suatu Roh yang bekerja dalam diri seorang utnuk tidak bertindak melampui batas, berlaku sombong, adanya perasaan dengki, dendam, dan elemen-elemen yang lain yang adalah merupakan perangai yang buruk.
- Seperti yang kita lihat di sekelilling kita
- Pemaksaan kehendak
- Anarki
- Kekerasan
- demonstrasi
- Dan hal-hal yang lain yang mengarah pada pelecehan hak-hak dan martabat sesama manusia
* Ny White “Khotbah diatas bukit” p68
“… Selama mereka mempersalakan orang-orang lain sebagai pelanggar, mereka mempunya salah yang sama, karena mereka tengah menghargai kedengkian dan kebencian”
* Ny White “Khotbah diatas bukit” p69
“Roh membenci dan mendendam berasal dari setan, dan itulah yang membunuh Anak Allah. Barang siapa menyayangi kedengkia atau ketidak baikan adalah menyayangi Roh yang sama, dan buahnya adalah kematian”.
• 1 Yohanes 3: 15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya”.
1. Kerendahan hati berkaitan erat dengan “Lemah Lembut”
• Yesus mengatakan mereka yang lemah lembut berbahagia. Ing “Blessed are the meek”
• Matius 5:5 “Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi”
2. Kerendahan hati juga sangat berkitan dengan “Kemurhan Hati”. Ing “Blessed are the mercifull”
• Yesus mengatakan mereka yang murah hati berbagia
• Matius 5:7 ”Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan”.
• E.G. White Khotbah di atas bukit p32 “Orang yang murah hati memperoleh sifat Ilahi, dan di dalam diri mereka nyata kasih sayang Allah. Semua orang yang hatinya sesuai denga kasih yang tak terbatas itu akan berupaya untuk mempmerbaiki dan bukan utuk memperbaiki dan bukan utuk mepersalakan”.
• Ilustrasi Estefanus Kis 6:8 – 15; 7:1-53,
• Kisah 7:60 read
• Walau hampir mati dia rela mengatakan Bapa ampunilah mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat
Kesimpulan dan panggilan
• Kehidupan kristen yang sejati menuntut kehidupan yang berpolakan Kristus
• Roh kerendahan hati mengikat persekutan dalam keluarga, jemaat, dalam kehidupan bermasyarakat
• “Dengan menyisikan segala perbedaan dan segala keinginan untuk unggul, merek menjadi erat satu sama lain dalam persekutuan kristen”. The Act of the Apostle p37
Langganan:
Postingan (Atom)